Banten Nusantara Media - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Banten kembali memperbarui peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Provinsi Banten pada Rabu dini hari, 28 Januari 2026. Potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang masih berlangsung dan diperkirakan meluas.

Berdasarkan rilis resmi yang diterbitkan pukul 00.35 WIB, kondisi cuaca buruk ini pertama kali terpantau berpotensi terjadi sekitar pukul 00.45 WIB di beberapa kecamatan di Kabupaten Pandeglang, seperti Cibaliung, Cigeulis, Panimbang, dan Sobang.

Meluas ke Tiga Kabupaten

BMKG memprakirakan, fenomena cuaca ini tidak hanya bertahan di lokasi awal, tetapi akan meluas ke wilayah yang lebih luas di tiga kabupaten dalam beberapa jam ke depan. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain:

Kabupaten Pandeglang: Sumur, Cimanggu, Cikeusik, Angsana, Munjul, Pagelaran, dan puluhan kecamatan lainnya hampir di seluruh wilayah kabupaten.
· Kabupaten Lebak: Malingping, Gunungkencana, Banjarsari, Cileles, Cijaku, dan Wanasalam.
· Kabupaten Serang: Kragilan, Cikande, Kibin, Carenang, Binuang, hingga Mancak, Gunung Sari, Bandung, dan Lebak Wangi.

Berlaku Hingga Pukul 04.00 WIB

Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan oleh Prakirawan BMKG Banten masih akan berlangsung dan berdampak hingga pukul 04.00 WIB pagi ini. Masyarakat di wilayah-wilayah tersebut diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, genangan, pohon tumbang, dan jalan licin.

BMKG juga mengimbau agar masyarakat menghindari aktivitas di dekat pohon yang rapuh, papan reklame, atau struktur bangunan yang tidak kokoh selama angin kencang dan hujan petir. Informasi lebih detail dan update terkini dapat diakses melalui laman resmi BMKG Banten di https://bbmkg2.bmkg.go.id.

---

Ringkasan (Kesimpulan):

BMKG Banten mengeluarkan peringatan dini perpanjangan cuaca ekstrem hingga pukul 04.00 WIB, 28 Januari 2026. Hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi meluas di puluhan kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Lebak, dan Serang. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan.