Blitar, Nusantara Media – Siapa yang terlibat? Kodim 0808/Blitar bersama Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII, didukung oleh berbagai elemen masyarakat seperti Yonif 511/DY, Bhayangkari Polres Blitar Kota, Tim Penggerak PKK Kota Blitar, serta mahasiswa dan pelajar setempat.

Kegiatan donor darah massal digelar sebagai aksi kemanusiaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Persit Kartika Chandra Kirana ke-80. Acara ini bertajuk "Setetes Darah Sejuta Harapan" dan bertujuan menyumbang stok darah ke Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blitar. Rabu, 4 Februari 2026, mulai pagi hingga siang hari.

Acara dipusatkan di KDMP Merah Putih, Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial TNI dan Persit terhadap masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Di tengah tantangan nasional seperti kekurangan stok darah di berbagai daerah Indonesia, aksi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk menggelar kegiatan serupa, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dipimpin oleh Kasdim 0808/Blitar, Mayor Inf Imam Suyoso, S.Ag., dan didampingi Ketua Persit KCK Cab. XXII, Ny. dr. Gustrin Oktaviayu Cendhikalistya Virlani Arudyawan (Ny. Ayu Virlani). Hadir pula tokoh daerah seperti Ketua Tim Penggerak PKK Kota Blitar, Kharisa Rizqi Umami Muhibbin, dan Ketua Persit KCK Cabang XXIV Yonif 511, Ny. dr. Ike Amar Supratman.

Peserta mencapai 301 orang, terdiri dari prajurit Kodim 0808/Blitar, personel Yonif 511/DY, anggota Persit, Bhayangkari, PKK, mahasiswa, dan pelajar. Proses donor dilakukan secara aman melalui tiga tahap: pengisian formulir, pemeriksaan kesehatan (termasuk tensi darah), dan pengambilan darah oleh tim medis PMI Kabupaten Blitar.

Hasilnya, 181 orang berhasil mendonorkan darah, sementara 120 orang ditunda karena alasan medis: 23 orang hipertensi, 21 orang sedang minum obat, dan 96 orang belum mencapai interval donor tiga bulan. Ny. Ayu Virlani menyatakan, "Kegiatan ini bukan hanya peringatan HUT, tapi kontribusi nyata untuk menyelamatkan nyawa. Kami apresiasi antusiasme masyarakat Blitar yang tinggi, dan harapannya bisa direplikasi secara nasional untuk mendukung program donor darah PMI."

Kegiatan ini tidak hanya membantu stok darah lokal, tapi juga mempererat silaturahmi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Di level nasional, aksi seperti ini selaras dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran donor darah sukarela, mengingat Indonesia masih bergantung pada donor pengganti untuk memenuhi kebutuhan tahunan jutaan kantong darah.