Pandeglang, Nusantara Media - Wisata kuliner di Teluk Batako, yang terletak di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, mulai bangkit kembali setelah terdampak cuaca ekstrem selama dua pekan. Pembukaan kembali ini dimulai pada Jumat, 23 Januari 2026, dan langsung disambut antusiasme wisatawan yang berdatangan untuk menikmati masakan siput sebagai menu andalan.

Menurut Otoy, yang akrab disapa Bang Otoy selaku Ketua Paguyuban Kuliner Teluk Labuan, pemulihan ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha lokal. "Kami mulai buka kembali pada Jumat lalu, dan wisatawan sudah mulai ramai datang untuk mencicipi kuliner siput kami yang memang jadi favorit," ujarnya. Cuaca ekstrem sebelumnya menyebabkan kerusakan signifikan, termasuk puing-puing dan sampah laut yang menumpuk, sehingga menghentikan operasional wisata kuliner tersebut sementara waktu.

Pemulihan ini terjadi berkat upaya bersama pengelola dan masyarakat setempat. Namun, Bang Otoy menyoroti masih adanya kayu gelondongan dan sampah rumah tangga jenis plastik yang menggunung di lokasi. Ia mendesak pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, untuk segera membersihkannya. "Pengelola sudah memberikan kontribusi kepada petugas K3 (kebersihan, ketertiban, dan keamanan) yang ditangani oleh BUMDes Teluk Labuan. Sekarang giliran pihak berwenang bertindak agar wisata ini bisa pulih sepenuhnya," tambahnya.

Wisata kuliner Teluk Batako dikenal dengan keunikan masakan berbahan dasar siput laut segar, yang diolah menjadi berbagai hidangan lezat seperti siput goreng, siput balado, atau sup siput. Lokasi ini menjadi destinasi favorit bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang mencari pengalaman kuliner autentik di pantai Banten. Dengan pembukaan kembali ini, diharapkan dapat mendongkrak ekonomi lokal pasca-bencana cuaca.