Bekasi, Nusantara Media – Aksi pencurian sepeda motor kembali meresahkan masyarakat di wilayah Jabodetabek, khususnya Kabupaten Bekasi. Kejadian ini menyoroti maraknya modus operandi baru yang digunakan pelaku kejahatan untuk menggasak kendaraan roda dua di kawasan pemukiman padat penduduk.

Sebuah sepeda motor milik warga dicuri oleh pelaku yang berpura-pura menjadi pengamen. Pelaku memanfaatkan situasi sepi untuk mengambil kendaraan yang terparkir di halaman rumah tanpa pengamanan ekstra seperti kunci ganda. Aksi ini terekam jelas oleh kamera CCTV, menunjukkan pelaku bergerak cepat dan terlatih, sehingga motor raib hanya dalam hitungangan detik.

Korban adalah seorang warga di KSB Blok B, RT 21/19, Suka Ragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Pelaku adalah sekelompok orang yang menyamar sebagai pengamen, lengkap dengan instrumen musik untuk mengelabui warga sekitar. Belum ada identitas pelaku yang terungkap, dan polisi setempat sedang menyelidiki kasus ini berdasarkan rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial.

Pencurian terjadi pada Selasa sore, 3 Februari 2026. Korban dan warga baru menyadari setelah memeriksa rekaman CCTV beberapa jam kemudian.

Lokasi kejadian berada di kawasan perumahan KSB Blok B, RT 21/19, Suka Ragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Wilayah ini termasuk daerah suburban yang dekat dengan Jakarta, sering menjadi target pencurian karena akses mudah ke jalan raya utama.

Pelaku memanfaatkan kelengahan warga yang merasa aman di lingkungan sendiri. Modus pengamen digunakan untuk memantau situasi tanpa menimbulkan kecurigaan, terutama di sore hari ketika banyak rumah kosong karena penghuni bekerja. Kurangnya pengamanan seperti kunci ganda atau pagar tertutup mempercepat aksi pencurian. Fenomena ini mencerminkan peningkatan kasus curanmor di Indonesia akibat faktor ekonomi dan minimnya pengawasan komunal.

Pelaku berpura-pura sebagai pengamen, menyisir area perumahan sambil memainkan instrumen untuk memantau rumah target. Setelah memastikan area sepi, mereka langsung mendekati motor, merusak kunci pengaman sederhana, dan membawa kabur kendaraan dengan cepat. Rekaman CCTV menunjukkan gerakan profesional, menandakan kemungkinan pelaku berpengalaman atau bagian dari sindikat.

Kejadian ini menjadi peringatan nasional bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan urban dan suburban seperti Bekasi, Tangerang, Depok, dan Bogor. Polisi mendorong warga untuk memasang CCTV, menggunakan kunci ganda, dan melaporkan orang asing yang mencurigakan. Kasus serupa telah dilaporkan di berbagai provinsi, menunjukkan pola kejahatan yang menyebar secara nasional.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Polres Bekasi atau ikuti update di situs resmi kepolisian.