Purwakarta  , Nusantara Media– Atraksi sembur api yang dilakukan seorang peserta pawai obor dalam rangka peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah dan Hari Jadi Purwakarta 2026 berujung petaka. Kobaran api yang semula menjadi tontonan warga justru berbalik menyambar wajah pelaku hingga menyebabkan luka bakar.

Peristiwa tersebut terjadi saat pawai obor berlangsung di wilayah Kabupaten Purwakarta pada Senin (15/6/2026) malam. Detik-detik insiden itu terekam dalam video amatir yang kemudian beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian publik.

Berdasarkan video yang diterima, suasana pawai awalnya berlangsung meriah. Ratusan bahkan ribuan peserta berjalan sambil membawa obor dan melantunkan salawat untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Warga tampak memadati sepanjang jalur pawai untuk menyaksikan kegiatan yang juga dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Purwakarta.

- Advertisement -

Namun suasana berubah mencekam ketika salah seorang peserta melakukan atraksi sembur api di tengah kerumunan. Pelaku terlihat menyemburkan cairan ke arah nyala obor hingga menghasilkan kobaran api besar yang sempat memukau para penonton.

Tak berselang lama, kobaran api tersebut justru berbalik arah dan menyambar wajah serta kepala pelaku. Insiden itu sontak memicu kepanikan di lokasi kejadian. Sejumlah peserta pawai dan warga yang berada di sekitar langsung berusaha memberikan pertolongan.

Beberapa orang tampak bergegas mendekati korban untuk memadamkan api menggunakan air dan kain basah, sementara petugas keamanan segera mengevakuasi korban dari tengah kerumunan.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar di bagian wajah dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan medis. Hingga berita ini diturunkan, korban dilaporkan dalam kondisi selamat dan masih menjalani perawatan serta observasi oleh tim medis.

Meski sempat diwarnai insiden yang menegangkan, rangkaian pawai obor tetap dilanjutkan hingga selesai dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian dan petugas terkait.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa setiap atraksi yang melibatkan unsur api harus mengutamakan aspek keselamatan. Panitia penyelenggara diharapkan melakukan evaluasi terhadap prosedur keamanan agar kegiatan keagamaan yang bertujuan mempererat kebersamaan tidak berubah menjadi musibah.

Video insiden tersebut kini ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warganet menyampaikan doa agar korban segera pulih, sekaligus mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam melakukan atraksi berisiko tinggi di ruang publik.