Jakarta, Nusantara Media  — Peristiwa memilukan kembali terjadi di sepanjang aliran Sungai Ciliwung. Seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun bernama Zhafran Ramadhan Shellani dilaporkan tenggelam dan hilang terseret arus saat sedang berenang bersama rekan-rekannya di kawasan Komplek Radar Pushubad, RT 03 / RW 04, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Setelah melalui proses penyisiran dan upaya pencarian intensif yang melibatkan tim gabungan serta warga sekitar, korban yang sempat dinyatakan hilang tersebut kini telah berhasil ditemukan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laporan Pusdalops BPBD, insiden nahas tersebut bermula pada Kamis siang, 30 Juli 2026, sekitar pukul 14.15 WIB. Di tengah cuaca yang cerah, korban bersama delapan orang temannya pergi menuju tepi Sungai Ciliwung untuk mandi dan berenang bersama.

- Advertisement -

Namun, keceriaan anak-anak tersebut mendadak berubah menjadi kepanikan hebat. Saat sedang berada di area air dengan kedalaman yang diperkirakan mencapai 5 meter, korban mendadak mengalami kesulitan berenang dan mulai tenggelam terseret arus bawah sungai.

Melihat Zhafran tak lagi muncul ke permukaan, delapan temannya langsung berhamburan berlari menuju pemukiman warga sekitar untuk berteriak meminta pertolongan. Warga setempat yang mendengar teriakan histeris tersebut segera berdatangan ke titik lokasi kejadian di Komplek Radar Pushubad RT 03/RW 04.

Niat warga untuk langsung menyelamatkan korban terhalang oleh derasnya aliran air dan kedalaman sungai, hingga tubuh Zhafran hilang dari pandangan sebelum sempat terjangkau.

Mendapat informasi adanya musibah orang tenggelam, petugas Penanggulangan Bencana Sat-PB BPBD DKI Jakarta bersama aparat Kelurahan Kalisari segera mendatangi lokasi untuk melakukan assessment cepat dan berkoordinasi dengan pengurus RT/RW setempat.

Proses pencarian berlangsung ketat hingga malam hari. Lokasi kejadian yang memiliki kedalaman mencapai 5 meter menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.

Puluhan warga setempat beserta keluarga korban tampak bersiaga (standby) di sekitar lokasi penyeberangan sungai hingga tengah malam, memantau pergerakan tim SAR yang menyisir area sekitar titik awal tenggelamnya korban.

Setelah kerja keras tanpa henti dari seluruh unsur penyelamat, korban akhirnya ditemukan. Jasad korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di kediamannya di RT 012 / RW 011 Kelurahan Kalisari, Pasar Rebo.

Atas musibah ini, pihak berwenang mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak mereka. Warga dilarang keras beraktivitas, mandi, atau berenang di sepanjang aliran Sungai Ciliwung.

Meskipun permukaan air tampak tenang, arus bawah serta pusaran air di bagian sungai
yang dalam sangat membahayakan keselamatan jiwa.