Blitar, NNusantara Media – Di tengah semangat kebersamaan, Babinsa Desa Wonodadi dari Koramil 0808/22 Wonodadi, Kopka Ihwanudin, menunjukkan peran aktifnya dengan bergabung dalam kegiatan gotong royong bersama warga. Kegiatan ini difokuskan pada pembangunan pondasi rumah sederhana milik Bapak Roni, yang berlokasi di RT. 01 RW. 03 Dusun Pikatan, Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Acara kerja bakti ini berlangsung pada Minggu, 1 Februari 2026, sebagai bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat binaannya.

Siapa yang terlibat? Kopka Ihwanudin sebagai Babinsa memimpin inisiatif ini, dibantu oleh warga setempat yang bahu-membahu. Apa yang dilakukan? Mereka secara bersama-sama mengerjakan pembuatan pondasi rumah, mulai dari penggalian hingga penataan material, dengan penuh semangat gotong royong. Kapan kegiatan ini dilaksanakan? Tepat pada hari Minggu pagi, 1 Februari 2026, yang menjadi momentum mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

Di mana lokasinya? Kegiatan berpusat di wilayah Dusun Pikatan, Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, yang merupakan desa binaan Kopka Ihwanudin. Mengapa hal ini penting? Kegiatan ini bukan hanya bantuan fisik untuk meringankan beban Bapak Roni yang kesulitan membangun rumah, tetapi juga bertujuan menumbuhkan budaya gotong royong, memperkuat persatuan, dan menciptakan lingkungan harmonis serta saling peduli di masyarakat. Bagaimana pelaksanaannya? Dengan pendekatan kolaboratif, Babinsa dan warga bekerja secara tim, memanfaatkan tenaga dan alat sederhana untuk mempercepat proses pembangunan, sekaligus menjaga nilai-nilai kebersamaan yang menjadi pondasi kehidupan bermasyarakat.

Kopka Ihwanudin menyatakan, "Kehadiran kami di sini adalah untuk membantu mengatasi kesulitan warga dan memperkuat sinergi antara TNI dengan masyarakat. Semangat gotong royong ini harus terus dilestarikan agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera." Kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung pembangunan desa, di mana peran Babinsa menjadi kunci utama dalam membangun hubungan yang erat dengan rakyat.

Melalui aksi nyata seperti ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya gotong royong sebagai warisan budaya bangsa. Sinergi ini tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur rumah tangga, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial di tingkat desa.