Bekasi, Nusantara Media — Di tengah banjir yang melanda Kabupaten Bekasi dan merendam puluhan desa termasuk Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Relawan Laju Indonesia turun tangan dengan mendirikan dapur umum untuk membantu para pengungsi. Inisiatif ini dilakukan pada Kamis (29/1/2026) sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap warga yang terdampak dan terpaksa mengungsi dari rumah mereka.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bekasi, banjir telah menggenangi 49 desa di 16 kecamatan, dengan ketinggian air di Desa Sukajadi mencapai 10-50 cm, bahkan hingga 50-70 cm di beberapa perumahan seperti Villa Kencana Cikarang. Ribuan keluarga atau lebih dari 6.800 KK mengungsi akibat luapan air yang dipicu hujan deras berkepanjangan.

Koordinator Relawan Laju Indonesia menjelaskan, pendirian dapur umum bertujuan meringankan beban pengungsi, khususnya dalam memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari. "Kami ingin memastikan para pengungsi, termasuk anak-anak, lansia, dan kelompok rentan, tidak kesulitan mendapatkan makanan bergizi selama masa pengungsian," ujarnya.

Relawan secara bergantian memasak dan mendistribusikan makanan siap saji langsung ke lokasi pengungsian. Respons positif datang dari warga terdampak yang merasa sangat terbantu dengan adanya suplai makanan ini.

Hingga kini, Relawan Laju Indonesia terus berkoordinasi dengan aparat desa, BPBD, dan pihak terkait agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan lancar. Mereka juga membuka kesempatan bagi masyarakat umum, donatur, atau pihak lain yang ingin ikut serta membantu korban banjir di wilayah tersebut.

Relawan berharap banjir segera surut sehingga warga bisa kembali ke rumah dan beraktivitas normal. Upaya ini menjadi salah satu bentuk solidaritas masyarakat dalam menghadapi bencana alam yang melanda Bekasi.