Pandeglang, Nusantara Media  – Banjir akibat luapan Sungai Cilemer kembali menerjang Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten. Banjir yang dimulai sejak Rabu (21 Januari 2026) awalnya hanya setinggi 20-40 cm, kini menngkat drastis menjadi 50 cm hingga 1 meter di beberapa titik pemukiman warga.

Kepala Desa Idaman bersama tim siaga bencana yang dipimpin Endang Suhendar terus memantau debit air Sungai Cilemer yang semakin meluap dan merambah ke permukiman. Akibatnya, ratusan warga terpaksa dievakuasi ke mushola siaga bencana di Kampung Tajur untuk menghindari risiko lebih lanjut.

Data terdampak banjir :
- Kampung Tajur: 160 KK
- Kampung Karang Tengah: 165 KK
- Kampung Sindang Rahayu: 87 KK
- Kampung Tongkol Cipariuk: 15 KK

Total : 427 KK atau sekitar 1.281 jiwa terdampak.

Banjir ini merupakan kejadian berulang di awal 2026, dipicu curah hujan tinggi di wilayah hulu (termasuk Kabupaten Lebak) yang menyebabkan Sungai Cilemer meluap. Warga diminta tetap waspada karena potensi hujan lebat masih tinggi hingga akhir Januari 2026.

Pemerintah desa dan tim gabungan terus berkoordinasi untuk bantuan logistik dan pemantauan. Solusi jangka panjang seperti pembangunan tanggul sungai dan normalisasi sungai terus didesak agar banjir langganan ini tidak terulang.