Pembalap muda berbakat Nicolo Bulega kini berada di ambang sejarah baru kejuaraan dunia WorldSBK yang akan segera diputuskan pada rangkaian balapan penutup di Sirkuit Estoril. Meskipun peluang untuk memecahkan rekor prestisius sudah di depan mata, sang juara dunia baru ini menegaskan bahwa fokus utamanya bukanlah sekadar memburu angka di atas kertas, melainkan murni tampil sebagai yang tercepat dan merajai setiap tikungan di lintasan balap.
Keberhasilan luar biasa diraih oleh Nicolo Bulega ketika ia berhasil mengamankan kemenangan gemilang pada Race 1 di Estoril. Hasil impresif tersebut sekaligus menjadi kemenangan ke-27 sepanjang musim kompetisi WorldSBK 2026, sebuah catatan fantastis yang kini menyamai rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim yang sebelumnya dipegang oleh mantan rekan setimnya, Alvaro Bautista, pada musim 2023 lalu. Dengan sisa balapan yang masih tersisa di akhir pekan ini, peluang terbuka lebar bagi sang bintang untuk melewati pencapaian tersebut.
Menanggapi potensi besar untuk mencatatkan rekor baru tersebut, pembalap asal Italia ini memberikan tanggapan yang sangat lugas dan berfokus penuh pada performa di atas lintasan. Dilansir dari Crash.net, ia menyatakan bahwa prioritas utamanya tetaplah mengamankan posisi terdepan di setiap balapan yang ia ikuti, sementara rekor hanyalah bonus dari kerja keras tim.
"Bagi saya, yang terpenting adalah memenangkan balapan; kemudian, jika saya bisa meraih lebih banyak rekor, itu bahkan lebih baik, tetapi sekarang saya hanya berpikir untuk memenangkan lebih banyak balapan," ujar Nicolo Bulega kepada WorldSBK.com. Ia menambahkan bahwa setiap kali memulai akhir pekan balapan, target utamanya tidak pernah berubah, yaitu berdiri di podium tertinggi.
"Race 1 sekarang sudah selesai, sekarang saya sudah memikirkan balapan Superpole besok dan jika saya dapat mencapai satu rekor lagi musim ini, itu bahkan lebih baik," imbuhnya dengan penuh rasa percaya diri menjelang sesi krusial hari berikutnya.
Kemenangan di Estoril ini juga memiliki makna emosional yang mendalam setelah seri Cremona sebelumnya yang sempat memastikan dirinya keluar sebagai juara dunia, namun tanpa satupun kemenangan balapan bagi pembalap berusia 26 tahun tersebut. Momen nir-kemenangan di Cremona itu sempat menjadi evaluasi tersendiri baginya sebelum akhirnya bangkit kembali secara meyakinkan di Estoril.
Baca Juga Resmi: Jack Miller Hengkang dari MotoGP, Gabung Yamaha WorldSBK"Saya sangat senang bisa kembali menang, saya sangat senang dengan hasil saya," kenang Nicolo Bulega setelah merampungkan Race 1 di Estoril dengan senyuman lebar di garasi timnya.
Ia juga tidak lupa menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kru di garasinya yang telah bekerja keras mengembalikan performa terbaik motornya. Dukungan teknis dan mental dari tim sangat membantunya melupakan hasil kurang memuaskan di seri sebelumnya dan kembali menemukan sentuhan magis di atas kuda besi miliknya.
"Terima kasih kepada tim saya karena setelah Cremona saya perlu mengembalikan perasaan baik saya. Jadi, saya senang bisa kembali mengendarai motor saya dengan baik lagi. Jadi, saya senang dengan hasil dan perasaan baik saya yang sudah kembali," pungkasnya menutup sesi wawancara.
Sepanjang musim 2026 yang luar biasa ini, Nicolo Bulega sebenarnya sudah memecahkan berbagai rekor bergengsi di ajang WorldSBK. Catatan impresif tersebut mencakup rekor pole position beruntun terbanyak secara keseluruhan, rekor pole position beruntun terbanyak dalam satu musim tunggal, rentetan podium beruntun terpanjang, hingga rekor kemenangan balapan beruntun yang mendominasi jalannya paruh kedua kejuaraan dunia musim ini.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!