Peta persaingan ajang Kejuaraan Dunia Superbike (WorldSBK) dipastikan akan semakin menarik dengan kehadiran pabrikan asal Tiongkok, CF Moto, yang dijadwalkan turun gelanggang pada musim 2027 mendatang. Di tengah persiapan matang dan spekulasi struktur tim yang akan digandeng, bursa transfer pembalap mulai memanas. Salah satu manuver mengejutkan datang dari juara dunia Supersport, Albert Arenas, yang secara tegas memilih untuk meninggalkan kubu Yamaha setelah tidak mendapatkan jaminan kursi utama di kelas premier Superbike untuk tahun depan.
Sejak beberapa bulan terakhir, persiapan matang terus digodok oleh pabrikan Tiongkok tersebut meski mesin V4 SR-RR diproyeksikan baru akan turun ke lintasan selepas jeda musim panas mendatang. Sejumlah struktur tim papan atas dikabarkan merapat, termasuk rumor kedekatan dengan Marc VDS serta spekulasi merapatnya pembalap berpengalaman. Di sisi lain, situasi internal Yamaha membuat Albert Arenas harus mengambil keputusan besar demi kelanjutan karier profesionalnya di kancah balap internasional.
Kursi pabrikan Yamaha di ajang Superbike untuk musim depan ternyata telah dialokasikan kepada pembalap berpengalaman asal Australia, Jack Miller. Meskipun kubu garputala sempat menawarkan opsi perpanjangan kontrak di kelas Supersport untuk satu musim tambahan disertai janji tes privat dan kepastian kursi Superbike pada tahun 2028, tawaran tersebut dinilai kurang menarik bagi sang pembalap yang tengah berada di puncak performa. Ia merasa sudah siap untuk mengemban tugas pengembangan motor pabrikan secara penuh tanpa harus menunda ambisinya.
Dalam wawancara eksklusif bersama Speedweek di Estoril, sang juara dunia memberikan penjelasan mendalam mengenai situasi pelik yang dihadapinya. Ia mengakui keputusan manajemen untuk merekrut mantan pembalap MotoGP tersebut merupakan hal yang wajar secara kompetitif, namun di sisi lain hal itu menutup jalurnya untuk naik kelas bersama pabrikan asal Jepang tersebut. Rasa terima kasih tetap ia sampaikan kepada para petinggi tim atas dukungan yang telah diberikan selama masa kerja sama mereka di lintasan balap.
Baca Juga Peta Kekuatan WorldSBK 2027: Eksodus MotoGP dan Era Ban MichelinMereka telah mengambil keputusan untuk memilih Jack Miller, yang merupakan langkah yang adil mengingat latar belakang pengalamannya yang luar biasa di ajang MotoGP, ungkap Albert Arenas menjelaskan situasi internal tim. Pihak manajemen lebih memilihnya dan saya menerima keputusan tersebut meski merasa cukup berat. Dalam beberapa pekan terakhir, komunikasi intensif telah dijalin bersama petinggi balap Yamaha, dan rasa terima kasih yang mendalam saya ucapkan atas segala fasilitas terbaik yang diberikan, namun kelanjutan kerja sama tidak dapat diteruskan karena ambisi untuk memegang proyek pengembangan pabrikan.
Langkah masa depan pembalap berusia 29 tahun tersebut kini santer dikaitkan dengan proyek ambisius pabrikan baru yang tengah mempersiapkan debut mereka di grid utama. Meskipun belum secara resmi menandatangani kontrak hitam di atas putih sebagai bentuk penghormatan terakhir terhadap kontrak berjalannya saat ini, gelagat kepindahan menuju garasi pabrikan baru sudah tidak dapat disembunyikan lagi. Kehadirannya diyakini akan memberikan suntikan motivasi teknis yang masif dalam pengembangan mesin baru yang siap menggebrak peta kekuatan papan atas Superbike.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!