Pekan balapan WorldSBK di Portugal kembali menghadirkan ujian berat bagi para pebalap, termasuk Miguel Oliveira yang harus berjuang keras di Sirkuit Estoril. Meskipun sebelumnya sempat mencatatkan hasil gemilang dengan naik ke podium di seluruh balapan kandang pada bulan Maret lalu, situasi kali ini terasa jauh berbeda dan jauh lebih menuntut bagi pebalap BMW tersebut. Mengemudikan motor pabrikan asal Jerman ini, ia secara terbuka mengakui bahwa finis di posisi tiga besar atau meraih podium di Estoril merupakan sebuah tantangan besar yang membutuhkan kerja keras luar biasa.
Pada sesi Race 1 yang baru saja berlangsung, pebalap asal Portugal ini sebenarnya menunjukkan awal yang cukup menjanjikan. Ia sempat menampilkan agresivitas di awal lomba untuk mencoba melewati Alex Lowes yang tampil sangat kompetitif. Namun, meski sudah berjuang maksimal di atas lintasan, ia harus puas finis di posisi keempat. Sepanjang jalannya balapan, ia tidak pernah mampu memangkas jarak hingga di bawah satu detik dari Alberto Surra untuk sekadar memberikan tekanan dalam perebutan tempat ketiga.
Sebelum akhir pekan ini dimulai, target utama yang dicanangkan oleh kubu sang pebalap bersama timnya adalah konsisten finis di posisi lima besar. Mengingat serangkaian seri WorldSBK sebelumnya berjalan cukup sulit bagi pabrikan BMW, target tersebut dinilai realistis. Kendati demikian, memperbaiki posisi atau bahkan menembus zona tiga besar pada dua balapan penutup hari Minggu akan menjadi misi yang sangat berat dan penuh rintangan teknis di atas lintasan.
Dilansir dari Crash.net, sang pebalap memberikan komentarnya usai merampungkan Race 1 di Estoril kepada WorldSBK.com. Ia menyatakan bahwa hasil hari Sabtu sudah sesuai dengan target awal yang mereka tetapkan sebelum akhir pekan dimulai. Dirinya menyadari sepenuhnya bahwa mengamankan posisi podium akan menjadi pencapaian yang sangat melelahkan dan membutuhkan sedikit keberuntungan di tengah persimpangan performa motor yang kompetitif.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kecepatan motornya sebenarnya sudah mulai terlihat dan hal tersebut membuatnya merasa cukup senang. Meski sempat melakukan beberapa kesalahan kecil, ia berharap dengan sedikit penyesuaian penyetelan atau fine-tuning pada motornya, tim dapat tampil lebih kompetitif dan mendekati barisan depan pada balapan esok hari. Namun, ia tetap realistis bahwa tantangan ini sangat besar karena para pesaing langsung tampil luar biasa di setiap tikungan.
Baca Juga Masa Depan Danilo Petrucci di Persimpangan Antara BMW, Ducati, dan PensiunPersaingan di lintasan juga semakin panas berkat performa impresif dari para rival utamanya. Ia secara khusus menyoroti penampilan kompetitif dari Alex yang memacu kendaraannya secara fantastis, sehingga membuat usahanya di lintasan menjadi jauh lebih sulit. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya berada dalam kondisi terbaik bersama motor agar mampu memberikan perlawanan yang lebih sengit dalam perebutan posisi terdepan.
Selain tantangan dari para pesaing, agenda balapan pada hari Minggu juga akan diisi dengan sesi Superpole Race di pagi hari. Sesi tersebut dipastikan akan menyajikan pertarungan yang sengit dan melelahkan bagi seluruh kontestan. Ia berharap dirinya beserta tim siap menghadapi segala hambatan dan melihat kejutan apa yang akan dibawa oleh hari esok di Sirkuit Estoril.
Mengenai peningkatan kecepatan yang dirasakannya dalam beberapa balapan terakhir mulai dari seri Cremona, ia menjelaskan bahwa perubahan ergonomi pada posisi berkendara memberikan kontribusi positif. Meskipun ia mengakui bahwa motor pabrikan Ducati masih jauh lebih cepat di lintasan, langkah-langkah kecil yang diambil oleh timnya perlahan mulai membuahkan hasil positif yang konsisten.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!