Banten,Nusantara Media – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Banten telah merilis prakiraan cuaca untuk Kabupaten Pandeglang dan sekitarnya pada hari ini, Kamis (22/1/2026). Prakiraan ini mencakup kondisi berawan hingga hujan ringan sepanjang hari, dengan potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah, disertai peringatan dini terkait angin kencang dan gelombang tinggi. Rilis ini dikeluarkan untuk membantu masyarakat mempersiapkan diri menghadapi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, terutama di daerah pesisir dan utara kabupaten tersebut.
Menurut prakirawan BMKG Banten, cuaca di Pandeglang hari ini dipengaruhi oleh sistem angin dari arah Barat hingga Barat Laut dengan kecepatan hingga 45 km/jam. Kondisi ini diprediksi berlangsung dari pagi hingga dini hari, dengan suhu udara berkisar antara 22-31°C dan kelembapan 65-95%. Secara rinci, pagi hari akan didominasi cuaca berawan hingga hujan ringan, begitu pula siang hari. Malam hari berpotensi hujan ringan dengan intensitas sedang di wilayah Mandalawangi, Labuan, dan Jiput. Sementara dini hari tetap berawan dengan hujan ringan.
Peringatan dini yang dikeluarkan BMKG menekankan kewaspadaan terhadap hujan sedang hingga lebat yang bisa disertai kilat/petir dan angin kencang di bagian utara Kabupaten Pandeglang. Selain itu, warga di bagian selatan diminta waspada terhadap angin kencang, serta potensi gelombang tinggi 2,5-4,0 meter di Selat Sunda Barat Pandeglang dan Perairan Selatan Pandeglang. "Peringatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko bencana seperti banjir, longsor, atau kecelakaan laut," ujar prakirawan BMKG Banten dalam rilis resminya yang diperbarui pukul 05.30 WIB.
BMKG menjelaskan bahwa prakiraan ini didasarkan pada pemantauan satelit dan data meteorologi terkini, yang menunjukkan pola musim hujan yang masih aktif di wilayah Banten. Masyarakat diimbau untuk memantau update cuaca melalui situs resmi BMKG atau aplikasi terkait, serta menghindari aktivitas di luar ruangan selama hujan lebat. Bagi nelayan dan pelaku usaha maritim, disarankan menunda pelayaran jika gelombang mencapai level tinggi untuk mencegah kecelakaan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!