Bandung Barat, Nusantara Media – Tim relawan Rumah Yatim Jawa Barat turut serta dalam upaya evakuasi korban tanah longsor dahsyat yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Minggu (25/1/2026). Longsor ini dipicu hujan deras disertai angin kencang sejak Sabtu (24/1/2026) dini hari, menimbun puluhan rumah di Kampung Pasir Kuda dan Pasir Kuning.

Hingga hari kedua pencarian, tim SAR gabungan bersama relawan berhasil mengevakuasi 25 jenazah, dengan 11 di antaranya telah teridentifikasi. Sebanyak 23 warga dinyatakan selamat, sementara 65 orang masih dalam pencarian intensif. Longsor menyebabkan 113 warga terdampak dan sekitar 30 rumah tertimbun material longsor serta lumpur tebal hingga 5 meter.

Abdul Shobur, salah satu relawan Rumah Yatim, menyampaikan bahwa tim mereka fokus tidak hanya pada evakuasi jenazah, tetapi juga pada pendataan dan pemenuhan kebutuhan warga selamat di pengungsian. "Kami mendirikan posko hangat di Kampung Pasir Kuda RT 05 RW 10, Desa Pasirlangu, serta menyediakan ambulans untuk mendukung operasi medis," ujarnya.

Keberadaan posko ini mendapat sambutan positif dari warga dan relawan lainnya, karena membantu menyediakan tempat istirahat, makanan, dan dukungan psikososial bagi korban yang kehilangan tempat tinggal. Relawan Rumah Yatim juga melakukan asesmen kebutuhan pengungsi guna menyalurkan bantuan yang tepat sasaran.

Pencarian korban terus berlangsung dengan melibatkan ratusan personel dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, dan relawan. Operasi SAR 24 jam diterapkan untuk mempercepat evakuasi, meski medan berat, hujan susulan, dan tanah labil menjadi tantangan utama.

Pemerintah pusat dan daerah telah meninjau lokasi, dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memimpin peninjauan dan menekankan percepatan pencarian serta relokasi permanen bagi warga terdampak. BNPB juga menyiapkan opsi hunian sementara dan rehabilitasi wilayah.

Rumah Yatim Jawa Barat mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam bantuan kemanusiaan bagi korban longsor ini.