Tangerang, Nusantara Media - Peristiwa banjir yang viral di media sosial ini terjadi ketika tanggul Kali Angke jebol dan air luapan menerjang pemukiman penduduk di Perumahan Pinang Griya Permai, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Kejadian ini berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026, sekitar pukul 05.30 WIB, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sepanjang malam sebelumnya

Debit air yang meningkat drastis menyebabkan tanggul tidak mampu menahan tekanan, sehingga air deras mengalir ke belakang rumah warga dan menggenangi kompleks perumahan hingga setinggi dada orang dewasa.

Salah satu korban yang menjadi sorotan adalah Mbak Meli, pemilik rumah di RT 05 RW 08 Blok J8 No. 23, yang rumahnya berubah menjadi "lautan banjir" seperti yang dibagikan secara viral di platform media sosial.

Menurut saksi mata, air masuk dengan cepat melalui celah tanggul yang jebol, memaksa warga menghentikan aktivitas dan menyelamatkan diri. "Air byururrr... langsung masuk ke rumah," cerita salah seorang warga setempat, menggambarkan betapa cepatnya banjir datang.

Penyebab utama adalah hujan deras yang menyebabkan luapan Kali Angke, di mana tanggul yang berada tepat di belakang hunian warga tidak kuat menahan arus.

Akibatnya, ratusan rumah terendam, dengan sedikitnya satu rumah mengalami kerusakan struktural karena dinding jebol oleh tekanan air.

Warga seperti Mbak Meli dan tetangganya di RW 08 harus dievakuasi ke tempat lebih aman, sementara tim dari BNPB dan pemerintah kota Tangerang berupaya memperbaiki tanggul dan memompa air keluar dari pemukiman.

Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan perahu karet karena akses jalan tertutup banjir. Beberapa warga melaporkan kehilangan barang berharga, dan kekhawatiran muncul bahwa rumah mereka bisa ambruk jika banjir tidak segera surut.

Pihak berwenang menjelaskan bahwa perbaikan tanggul akan dilakukan secepatnya untuk mencegah kejadian serupa, mengingat wilayah ini rawan banjir musiman.