Menyongsong musim kompetisi 2027, kelas utama World Rally Championship (WRC) dipastikan akan mengalami revolusi besar dengan kehadiran mobil kerangka tubular WRC27 baru yang bersanding langsung dengan mobil Rally2 konvensional yang telah ditingkatkan menggunakan perangkat khusus Rally2 WRC Kit. Perubahan regulasi ini memicu perdebatan teknis yang menarik di kalangan pengamat dan insinyur reli dunia, terutama mengenai sejauh mana peningkatan performa yang ditawarkan oleh perangkat baru tersebut di atas lintasan tanah yang menantang.

Sebagai bagian dari tahap pengembangan awal, M-Sport belum lama ini menurunkan pembalap andalannya, Josh McErlean, untuk menguji coba perangkat konversi yang dibangun sesuai regulasi baru menggunakan kendaraan Ford Fiesta Rally2 dalam ajang reli ERC Portugal. Kendati mobil tersebut tidak turun bertanding secara resmi di dalam kejuaraan dan tidak mencatatkan waktu trayek resmi, kehadiran purwarupa ini berhasil menarik perhatian para pencinta olahraga balap reli internasional berkat sejumlah pembaruan visual yang cukup mencolok.

Perubahan paling kasatmata pada mobil yang dilengkapi kit regulasi baru ini terletak pada sektor aerodinamika yang jauh lebih agresif. Desain bumper depan, sayap depan, serta sayap belakang kini mendapatkan homologasi khusus yang dirancang untuk mendongkrak cengkeraman aerodinamis secara signifikan ketika mobil melaju pada kecepatan tinggi di berbagai karakter lintasan. Selain aspek aerodinamika, tenaga mesin juga terdongkrak melalui pembesaran diameter pembatas turbo atau turbo restrictor dari 32 milimeter menjadi 33 milimeter, yang diestimasikan mampu menghasilkan tambahan tenaga berkisar antara 10 hingga 20 tenaga kuda, sementara berat minimum kendaraan dikurangi sebanyak sepuluh kilogram.

- Advertisement -
Advertisement

Meskipun Ford Fiesta yang dibawa ke Portugal memperlihatkan perbedaan bodi yang sangat kontras dibandingkan model standar Rally2, pihak M-Sport sendiri masih menutup rapat rincian seberapa akurat spesifikasi teknis tersebut merepresentasikan mobil yang akan berlomba pada musim depan. Rasa penasaran publik sedikit terobati setelah seorang fotografer reli asal Portugal, Joao Pereira, merilis sebuah video perbandingan menarik melalui saluran media sosial miliknya yang mempertemukan mobil versi baru dan lama dalam satu frame.

Dalam video tersebut, Joao Pereira menggabungkan cuplikan mobil Skoda Fabia RS Rally2 pemenang reli yang dikemudikan oleh Martins Sesks dengan Ford Fiesta berbekal kit baru yang dikendarai oleh Josh McErlean pada sebuah tikungan lambat ke kanan yang berlanjut dengan akselerasi menanjak melalui tikungan ke kiri. Meskipun kedua mobil memulai akselerasi dari titik yang sama persis di dalam bingkai video, mobil Skoda yang dikemudikan Sesks tampak melesat keluar tikungan secara tipis lebih cepat dengan keunggulan selisih waktu sekitar 0,2 detik dibanding mobil yang dikemudikan oleh McErlean.

Baca Juga Kejutan Finlandia di Pembuka Reli Portugal dan Drama Ban

Karakteristik lintasan pendek yang ditampilkan dalam video pengujian tersebut memang membuat McErlean kesulitan untuk memaksimalkan potensi keunggulan aerodinamika mobilnya secara utuh. Peningkatan gaya tekan aerodinamika baru akan terasa dampaknya secara optimal pada kecepatan tinggi, sementara di atas permukaan lintasan tanah yang longgar, keterbatasan traksi ban sering kali menjadi faktor pembatas yang jauh lebih dominan saat berakselerasi ketimbang sekadar lonjakan tenaga mesin mentah.

Kendati demikian, dinamika persaingan pada musim balap mendatang diprediksi bakal semakin sengit di mana mobil-mobil berregulasi Rally2 berpeluang besar untuk turut merangsek ke barisan terdepan dalam perebutan posisi keseluruhan di beberapa seri reli tertentu. Situasi semacam ini pada akhirnya diyakini mampu memperluas peta kekuatan dengan melambungkan jumlah pereli yang kompetitif untuk bertarung di barisan terdepan kejuaraan dunia.