Sesi latihan bebas kedua kelas Moto3 pada Sabtu pagi di Lusail International Circuit menyajikan drama kecepatan tinggi sekaligus insiden kecelakaan yang melibatkan sejumlah pembalap muda berbakat. Di tengah kondisi cuaca yang sangat terik, Maximo Quiles berhasil keluar sebagai pembalap tercepat meskipun akhir sesi yang ia jalani diwarnai oleh insiden crash yang cukup keras.
Pembalap asal Spanyol yang membela tim CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut mencatatkan waktu terbaiknya di angka 2 menit 03,286 detik. Catatan waktu impresif ini membuatnya mampu menjaga jarak keunggulan yang cukup nyaman dari para pesaing terdekatnya sepanjang paruh pertama sesi latihan bebas kedua yang berdurasi total tiga puluh menit tersebut.
Kondisi lintasan pada sesi latihan terakhir menjelang sesi kualifikasi ini tergolong sangat menantang bagi para pembalap kelas ringan. Tercatat suhu udara di sekitar sirkuit mencapai kisaran 36 derajat Celsius, sementara temperatur permukaan aspal melonjak hingga menyentuh angka 44 derajat Celsius. Situasi ini menuntut ketepatan tingkat tinggi dalam hal pengaturan setelan motor agar para pembalap dapat memaksimalkan daya cengkeram ban.
Kendati menunjukkan kecepatan yang dominan sejak awal, jalannya sesi bagi Maximo Quiles sama sekali tidak berjalan tanpa hambatan berarti. Tepat pada bagian pertengahan sesi latihan, sang pembalap Aspar tersebut mengalami kecelakaan keras saat melintasi tikungan 7. Insiden tersebut tercatat sebagai kecelakaan kedua yang dialaminya sepanjang akhir pekan balap di Qatar ini.
Meskipun Quiles dilaporkan langsung bangkit dan tampak tidak mengalami cedera serius pasca insiden tersebut, sepeda motor KTM miliknya harus menderita kerusakan yang cukup signifikan pada bagian bodi dan komponen pendukungnya. Beruntung bagi pembalap bernomor 28 itu, catatan waktu tercepat yang telah ia torehkan sebelumnya sudah lebih than cukup untuk mengamankan posisi puncak.
Baca Juga Veda Pratama Ukir Sejarah Pole Position Moto3 AustraliaPara pesaing di belakang Quiles langsung memanfaatkan sisa waktu untuk mempertajam catatan waktu mereka di detik-detik akhir sesi. David Almansa yang memperkuat tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP berhasil merangsek naik ke posisi kedua setelah membukukan putaran terbaik 2 menit 03,529 detik, atau terpaut selisih 0,243 detik saja dari pemuncak klasemen sesi.
Sementara itu, penampilan kompetitif juga ditunjukkan oleh pembalap asal Malaysia, Hakim Danish. Mengendarai motor dari tim AEON Credit – MT Helmets – MSi, ia sukses mengamankan posisi ketiga dengan catatan waktu 2 menit 03,626 detik, terpaut 0,340 detik di belakang Maximo Quiles.
Persaingan di barisan depan semakin ketat dengan kehadiran Brian Uriarte di posisi keempat yang memperbaiki catatan waktunya pada fase akhir sesi, diikuti oleh David Munoz di tempat kelima. Di sisi lain, insiden menegangkan juga menimpa pembalap asal Afrika Selatan, Ruche Moodley, yang mengalami highsider hebat saat keluar dari tikungan 14 dan terpelanting keras ke atas permukaan aspal.
| Pos | Pembalap | Tim | Waktu | Selisih |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Maximo Quiles | CFMOTO Gaviota Aspar Team | 2’03.286 | – |
| 2 | David Almansa | Liqui Moly Dynavolt Intact GP | 2’03.529 | +0.243 |
| 3 | Hakim Danish | AEON Credit – MT Helmets – MSi | 2’03.626 | +0.340 |
| 4 | Brian Uriarte | Red Bull KTM Ajo | 2’03.791 | +0.505 |
| 5 | David Munoz | Liqui Moly Dynavolt Intact GP | 2’03.872 | +0.586 |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!