Aksi sengit kembali tersaji di lintasan Autodromo Jose Carlos Pace dalam rangkaian akhir pekan Formula 1. Sesi latihan bebas kedua (FP2) Grand Prix Sao Paulo menyuguhkan tontonan menarik tatkala para pembalap muda dan bintang mapan saling menguji kecepatan terbaik di bawah langit Brasil yang mendung. Suasana paddock langsung bergemuruh ketika lampu hijau menyala, menandakan dimulainya sesi krusial bagi para tim untuk mencari setelan terbaik mobil mereka.

Hanya berselang sepuluh menit sejak sesi dimulai, kejutan langsung tercipta di papan waktu. Kimi Antonelli secara mengejutkan berhasil mencatatkan waktu tercepat di awal sesi, menempatkan dirinya di posisi puncak. Pembalap muda berbakat ini langsung memegang kendali tempo, memimpin barisan terdepan di depan para pesaing tangguh yang menguntit ketat di belakangnya.

Persaingan di posisi lima besar berlangsung sangat ketat pada fase awal latihan bebas ini. Di belakang Antonelli, bercokol nama-nama besar seperti Lando Norris yang terus memacu kecepatan kendaraannya demi memangkas selisih waktu. Tidak ketinggalan, sang juara bertahan Max Verstappen juga tampak agresif membayangi dari posisi ketiga, menunjukkan ancaman nyata dalam perburuan waktu lap tercepat.

- Advertisement -
Advertisement

Kendati tampil impresif di awal, kerasnya karakter sirkuit Interlagos langsung memakan korban. Antonelli sempat mengalami momen mendebarkan ketika ia melakukan kunci ban (lock up) yang cukup keras di Tikungan 1. Insiden kecil tersebut memaksa sang pembalap muda harus keluar jalur dan terpaksa mengambil area limpasan (run-off area) demi menghindari benturan yang tidak diinginkan.

Baca Juga Isack Hadjar Tuntut Red Bull Desain Ulang Kopling F1

Kondisi cuaca di sekitar sirkuit juga menjadi faktor penentu yang terus dipantau oleh para insinyur dari pit wall. Awan tebal tampak masih bergelayut menggantung di atas garis langit Sao Paulo, mengancam potensi turunnya hujan. Kendati demikian, hingga sesi latihan berjalan setengah jalan, guyuran air yang dikhawatirkan belum juga turun ke lintasan.

Selain aksi di barisan terdepan, ketegangan di trek juga melibatkan insiden antara Charles Leclerc dan pembalap lainnya di area tikungan. Momen krusial tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi para pengawas balapan serta tim teknik untuk memastikan kestabilan mobil menjelang sesi kualifikasi dan balapan utama yang semakin dekat.