Pebalap muda berbakat Maximo Quiles secara mengejutkan berhasil mendominasi jalannya sesi latihan bebas pertama (FP1) kelas Moto3 dalam rangkaian akhir pekan Qatar Airways Grand Prix of Qatar yang dihelat di Lusail International Circuit. Tampil di bawah kondisi cuaca yang cukup menantang dengan temperatur udara menyentuh angka 35 derajat Celsius, pebalap asal Spanyol tersebut langsung mencatatkan impresi yang sangat kuat sejak awal sesi dibuka. Permukaan lintasan yang berdebu tidak lantas menyurutkan nyali para pebalap muda untuk langsung menggeber kuda besi mereka demi mencari setelan terbaik.
Mengandalkan performa optimal dari motornya bersama CFMOTO Gaviota Aspar Team, Maximo Quiles melesat kencang dan mempertajam catatan waktunya secara konsisten. Tidak tanggung-tanggung, ia sukses membukukan waktu terbaik 2 menit 04,143 detik yang menempatkannya jauh di puncak lembar catatan waktu. Keunggulan kecepatan Quiles bahkan sangat mencolok, di mana ia mampu unggul hingga 0,793 detik di depan pesaing terdekatnya. Performa superior ini memperlihatkan adaptasi yang luar biasa cepat terhadap karakter sirkuit malam hari di Qatar tersebut.
Kendati tampil begitu dominan dan nyaris tanpa cela sepanjang sesi, akhir dari sesi latihan bebas pertama ini justru harus ditutup dengan sebuah drama menegangkan yang berujung pada insiden kecelakaan hebat. Menjelang detik-detik akhir sesi, Maximo Quiles mengalami kecelakaan keras bertipe highsider yang membuatnya terpelanting dari motornya. Insiden tersebut langsung menarik perhatian para pengamat balap dunia, mengingat benturan yang dialami pebalap andalan tersebut terlihat cukup mengkhawatirkan di area run-off sirkuit Lusail.
Pihak penyelenggara kejuaraan melalui akun media sosial resmi MotoGP sempat merilis situasi tersebut dengan pernyataan, "Kecelakaan masif untuk Maximo Quiles. Ia memuncaki sesi dengan keunggulan delapan persepuluh detik namun itu menjadi akhir yang dramatis untuk FP1." Pernyataan tersebut menggambarkan betapa kontrasnya pencapaian waktu luar biasa yang ia catatkan dengan insiden horor yang menimpanya di penghujung sesi krusial pembuka tersebut.
Tidak hanya menimpa sang pemuncak klasemen sementara sesi, masalah teknis dan insiden crash juga dialami oleh beberapa pebalap Moto3 lainnya. David Munoz tercatat mengalami kecelakaan di tikungan ke-14 akibat kehilangan traksi di bagian trek yang berdebu saat mencoba melakukan aksi salip. Rekan se-grid lainnya seperti Matteo Bertelle juga dilaporkan tak luput dari terjatuh dalam upaya menemukan batas maksimal cengkeraman ban di atas lintasan gurun pasir tersebut.
Baca Juga Veda Pratama Ukir Sejarah Rebut Pole Position Moto3 AustraliaSementara itu, posisi kedua dalam daftar catatan waktu tercepat berhasil diamankan oleh pebalap Joel Kelso yang membukukan waktu 2 menit 04,936 detik. Menyusul di tempat ketiga ada pebalap muda berbakat Marco Morelli yang turut mempertontonkan kecepatan kompetitif di bawah naungan tim yang sama dengan sang pebalap tercepat. Melengkapi jajaran lima besar pebalap tercepat pada sesi latihan pembuka ini, Rico Salmela menempati posisi keempat diikuti oleh pebalap asal Asia, Hakim Danish, di tempat kelima.
Persaingan di kelas ringan Grand Prix ini dipastikan akan semakin memanas menjelang sesi latihan resmi berikutnya. Seluruh pebalap Moto3 dijadwalkan kembali turun ke lintasan pada Jumat sore waktu setempat guna melakoni sesi latihan krusial yang menentukan tiket kelulusan otomatis langsung menuju babak kualifikasi kedua atau Q2 pada hari Sabtu.
| Pos | Pebalap | Tim | Waktu / Selisih |
|---|---|---|---|
| 1 | Maximo Quiles | CFMOTO Gaviota Aspar Team | 2’04.143 |
| 2 | Joel Kelso | GRYD Racing | +0.793 |
| 3 | Marco Morelli | CFMOTO Gaviota Aspar Team | +0.849 |
| 4 | Rico Salmela | Red Bull KTM Tech3 | +0.951 |
| 5 | Hakim Danish | AEON Credit – MT Helmets – MSI | +0.965 |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!