Pandeglang, Nusantara Media - Daya tarik wisata religi di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, terbukti tidak pernah surut oleh waktu maupun kondisi fisik bangunan. Hal ini terlihat jelas di kawasan Makom Syekh Asnawi yang berlokasi di Desa Caringin, Kecamatan Labuan. Kendati lokasi ziarah dari ulama besar tersebut saat ini tengah dalam tahap pembangunan dan penataan secara besar-besaran, antusiasme masyarakat untuk datang berkunjung sama sekali tidak mengalami penurunan. Ratusan peziarah terus berdatangan silih berganti setiap harinya, baik yang berasal dari wilayah lokal maupun dari berbagai daerah luar Provinsi Banten.

Pemandangan di lokasi saat ini memperlihatkan perpaduan unik antara aktivitas spiritual dan pengerjaan konstruksi fisik secara masif. Di kawasan makom, tampak masih banyak material bangunan yang belum sepenuhnya belum rapi. Terlihat perancah atau scaffolding bambu terpasang kokoh di struktur bangunan utama serta tembok pagar pembatas yang masih dalam proses penyelesaian pengerjaan oleh para pekerja bangunan. Meski kondisi area ziarah sedang tidak sepenuhnya nyaman akibat aktivitas konstruksi tersebut, para peziarah dari berbagai kalangan tetap melangkah memasuki area makom dengan penuh kekhidmatan dan ketulusan niat beribadah.

Para pengunjung seolah tidak merasa terganggu oleh situasi pembangunan yang sedang berlangsung di sekitar mereka. Hal ini membuktikan besarnya kecintaan, rasa hormat, serta ikatan emosional umat Islam kepada sosok ulama kharismatik Maman selaku juru kunci sekaligus cucu dari almarhum sang ulama. Melihat tingginya antusiasme para peziarah di tengah proyek revitalisasi kawasan ini, pihak pengelola menyampaikan rasa haru dan syukur yang sangat mendalam atas dukungan nyata dari berbagai pihak terkait.

- Advertisement -
Advertisement

Pemerintah Provinsi Banten mendapatkan apresiasi tinggi atas langkah nyata mereka dalam menaruh perhatian besar terhadap pelestarian situs bersejarah dan religius yang sangat penting ini. Kami mengucapkan rasa syukur yang tak terhingga atas dibangunnya tempat karomah Syekh Asnawi oleh Pemerintah Provinsi Banten. Perhatian dari pemerintah ini sangat berarti bagi kelestarian makom ke depannya, ungkap Maman saat memberikan keterangan langsung kepada tim peliput di lokasi pembangunan proyek revitalisasi tersebut.

Lebih lanjut, pihak pengelola menaruh harapan besar terhadap rampungnya proyek pembangunan sarana dan prasarana penunjang makom ini dalam waktu dekat. Penataan fasilitas yang lebih rapi dan representatif diyakini akan mampu memberikan tingkat kenyamanan yang jauh lebih baik bagi para jamaah yang datang untuk beribadah maupun memanjatkan doa bersama. Mudah-mudahan dengan selesainya pembangunan makom ini nanti dapat menjadi sebuah sejarah baru, yang membuktikan bahwa Makom Syekh Asnawi masih dan akan terus dicintai oleh para peziarah dari berbagai penjuru Nusantara, tambahnya dengan penuh optimisme.

Baca Juga Bupati Pandeglang Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Pesantren Al-Kallam

Sosok yang diziarahi dikenal luas sebagai salah satu ulama pejuang, tokoh kharismatik, serta penyebar agama Islam yang memiliki jejak historis yang sangat kuat di tanah Banten. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila makomnya selalu menjadi salah satu destinasi wisata religi prioritas di ujung barat Pulau Jawa. Langkah strategis yang diambil oleh pemerintah daerah dalam merevitalisasi kawasan ini dinilai sangat tepat, tidak hanya secara kultural untuk merawat sejarah, tetapi juga berdampak positif secara ekonomi bagi masyarakat luas.

Selain memberikan kenyamanan berziarah bagi wisatawan spiritual, pembangunan fasilitas umum ini juga diharapkan mampu mendongkrak roda perekonomian usaha mikro masyarakat sekitar Caringin melalui sektor pariwisata religi yang semakin berkembang pesat. Sementara proyek terus dikebut agar sarana makom dapat segera difungsikan secara optimal, pihak pengelola senantiasa mengimbau kepada seluruh jamaah yang datang agar selalu berhati-hati dan menjaga ketertiban selama berada di area proyek demi kelancaran bersama.