Iker Lecuona merasa nasib kurang berpihak padanya di Race 1 WorldSBK Prancis di Magny-Cours. Ia kembali harus mengakui keunggulan rekan setimnya, Nicolo Bulega, yang meraih kemenangan ke-24 musim ini. Namun, Lecuona yakin hasil bisa berbeda tanpa adanya bendera merah yang menghentikan balapan.

Sejak awal balapan, Lecuona dan Bulega terlibat duel sengit. Meski Bulega sempat memimpin, Lecuona mampu bertahan dalam jarak satu detik. Ketika balapan tinggal menyisakan 12 lap, bendera merah dikibarkan setelah Tommy Bridewell mengalami kecelakaan. Insiden ini menjadi titik balik yang menurut Lecuona merugikannya.

“Sejujurnya, saya kurang beruntung dengan bendera merah itu. Memang benar Nicolo lebih unggul dengan ban baru di awal balapan, seperti biasanya, tapi dengan ban bekas saya merasa lebih kuat,” ujar Lecuona kepada WorldSBK.com.

- Advertisement -
Advertisement

Lecuona menjelaskan bahwa sebelum bendera merah, ia justru mencatat waktu terbaiknya dan berhasil memangkas jarak hampir tiga persepuluh detik di sektor terakhir. Menurutnya, restart memberi keuntungan bagi Bulega yang bisa memaksimalkan ban baru untuk menjauh. Pada akhirnya, Lecuona finis tiga detik di belakang Bulega.

Meski kecewa, Lecuona tetap mengapresiasi performa tim dan mengakui kecepatan Bulega. “Dia sangat cepat, saat saya melihat dashboard menunjukkan 1m35.2s, saya berpikir 'luar biasa'. Kami masih kehilangan beberapa persepuluh dengan ban baru, padahal dengan ban bekas kami mampu bersaing. Kami perlu memahami kenapa,” tambahnya.

Baca Juga Lecuona Frustrasi, Bulega Rebut Pole Perancis WorldSBK

Lecuona juga tidak mau berspekulasi soal kemenangan, tetapi ia yakin balapan akan lebih ketat tanpa insiden tersebut. “Saya tidak tahu apakah saya bisa menang, tapi pasti akan lebih dekat. Sayangnya, kenyataannya bendera merah datang dan dia bisa melaju kencang. Saya mencoba menghentikannya, tapi dia punya keunggulan lebih,” katanya.

Kekalahan ini membuat Iker Lecuona tertinggal semakin jauh dari Bulega di klasemen, meski ia tetap percaya diri menjelang balapan berikutnya. Ia berharap bisa menemukan solusi untuk meningkatkan performa dengan ban baru, terutama saat seri berlanjut di Cremona.