Nicolo Bulega tampil dominan di Race 1 WorldSBK Magny-Cours, tetapi pebalap Italia itu merasa masih ada ruang untuk tampil lebih baik pada hari Minggu.

Bulega unggul tiga detik atas rekan setimnya, Iker Lecuona, di akhir Race 1 yang hanya berlangsung 12 lap. Balapan dipersingkat setelah bendera merah dikibarkan akibat kecelakaan Tommy Bridewell yang menabrak dinding di tikungan 15. Insiden itu memaksa penghentian balapan karena barier udara perlu diperbaiki.

Kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bulega, yang langsung tampil impresif setelah libur musim panas WorldSBK. "Sangat menyenangkan bisa menang setelah libur panjang," ujar Bulega, dikutip dari WorldSBK.com. "Saya merindukan perasaan ini selama libur, jadi ini fantastis."

- Advertisement -
Advertisement

"Setelah bendera merah, situasi menjadi sulit karena kami harus start ulang dan saya tahu Iker kuat. Saya berkata pada diri sendiri: 'Sekarang waktunya memberikan lebih dan memenangkan balapan ini'," tambahnya. Bulega juga mengakui start ulang di sirkuit yang menuntut ini tidak mudah, tetapi ia berhasil menjaga fokus.

Meski tampil meyakinkan, Bulega sebelumnya mengeluhkan perasaan kurang sempurna pada motornya di hari Jumat. Ia pun menargetkan peningkatan pada hari Minggu. "Kami berkembang dari kemarin. Kemarin saya di 80 persen, hari ini 90, dan besok saya ingin 100 persen," katanya.

Baca Juga Lecuona Sesali Nasib di Prancis, Kalah Lagi dari Bulega

Menatap balapan Minggu, Bulega menjelaskan, "Saya pikir kami bisa meningkatkan sedikit motor karena saya merasa baik tetapi belum 100 persen, jadi kami harus bekerja lebih keras. Tapi, bagaimanapun, saya cepat, jadi kami hanya perlu memperbaiki detail."

Kemenangan ini menegaskan posisi Bulega di papan atas klasemen. Dengan performa yang terus menanjak, persaingan menuju gelar musim ini dipastikan akan semakin menarik.