Pembalap asal Amerika Serikat, Colton Herta, akhirnya resmi mengamankan poin yang cukup untuk mendapatkan superlisensi Formula 1 setelah melalui perjalanan panjang yang sempat diwarnai kesalahan penghitungan administrasi. Pencapaian krusial ini membuka lebar pintu bagi sang pembalap untuk turun sebagai pebalap penuh bersama tim Cadillac pada musim kompetisi 2027 mendatang di kasta tertinggi ajang balap kursi tunggal.

Herta kini telah resmi mengumpulkan syarat mutlak 40 poin yang diwajibkan oleh Federasi Automobil Internasional (FIA) agar seorang pebalap dinyatakan layak berkompetisi di ajang Formula 1. Tanpa dokumen penting ini, impian untuk tampil di grid utama mustahil terwujud, menjadikan perolehan poin dari berbagai ajang balap sebelumnya sebagai penentu masa depan karier profesionalnya di kancah internasional.

Sebelumnya, peraih gelar juara ini sempat meyakini bahwa proses formalitas tersebut akan rampung sepenuhnya di Autodromo Hermanos Rodriguez. Namun, sebuah kesalahan penghitungan yang cukup membingungkan sempat menunda perayaan tersebut. Tim Cadillac sempat meyakini bahwa usai menyelesaikan jarak 100 kilometer dalam sesi latihan bebas pertama di Meksiko, tambahan satu poin dari FIA sudah cukup menggenapkan koleksi poinnya menjadi 40 angka.

- Advertisement -
Advertisement

Kendala bermula ketika situs resmi IndyCar secara keliru mengklasifikasikan posisi akhir Herta di kejuaraan musim lalu pada peringkat keenam, padahal kenyataannya ia mengakhiri musim di posisi ketegangan ketujuh. Setelah dilakukan kalkulasi ulang secara teliti, terungkap bahwa pebalap berbakat tersebut masih kekurangan satu angka krusial untuk memenuhi ambang batas minimal superlisensi yang ditetapkan.

Baca Juga Ferrari Diminta Bertindak di Tengah Ketegangan Hamilton vs Leclerc

Situasi pelik tersebut akhirnya menemui titik terang ketika pebalap berusia 26 tahun itu turun kembali mengaspal dalam sesi latihan bebas pertama di Sirkuit Interlagos pada hari Jumat. Dengan melahap total 24 putaran penuh tanpa kendala berarti, Herta sukses mengunci tambahan poin terakhir yang dibutuhkannya untuk resmi mengantongi status sebagai pebalap utama di musim balap mendatang.

Dengan dinamika bursa transfer pebalap yang terus bergulir, termasuk kontrak jangka panjang yang telah diamankan oleh Sergio Perez bersama tim yang berbasis di Silverstone, spekulasi mulai berkembang mengenai siapa yang akan tersingkir. Spekulasi terkuat mengarah kepada Valtteri Bottas yang kemungkinan besar harus mengalah demi memberikan jalan bagi debut sensasional Herta di ajang Formula 1.