Pandeglang, Nusantara Media - Banjir berkepanjangan dengan ketinggian air mencapai 1 hingga 1,5 meter telah merendam ratusan rumah warga di Desa Idaman. Hal ini menyebabkan aktivitas sehari-hari lumpuh total, termasuk kesulitan anak-anak bersekolah dan warga dewasa bekerja. Persediaan logistik seperti bahan makanan, air bersih, dan obat-obatan semakin menipis, sementara gangguan kesehatan mulai muncul, khususnya pada anak-anak dan lansia.
Warga Desa Idaman, termasuk anak-anak, dewasa, dan lansia, menjadi korban utama. Salah seorang warga menyatakan, “Kami sudah berhari-hari sulit beraktivitas. Mau keluar desa tidak bisa, stok makanan menipis. Kami sangat berharap ada bantuan segera.” Pemerintah daerah Kabupaten Pandeglang dan pihak terkait diharapkan segera turun tangan untuk memberikan bantuan.
Banjir ini telah berlangsung sejak lebih dari dua pekan terakhir hingga saat ini (Januari 2026), dengan air yang belum surut dan justru semakin parah.
Lokasi kejadian berada di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Indonesia. Akses jalan utama desa terputus karena terendam banjir, sehingga bantuan hanya bisa masuk melalui jalur alternatif menggunakan perahu kecil.
Penyebab utama adalah banjir berkepanjangan yang diduga akibat curah hujan tinggi dan sistem drainase yang tidak memadai di wilayah tersebut. Kondisi cuaca yang tidak menentu juga memperburuk situasi, membuat distribusi bantuan terbatas.
Banjir terjadi secara bertahap sejak dua pekan lalu, menyebabkan isolasi total karena satu-satunya jalur penghubung desa tidak bisa dilalui kendaraan. Warga mengandalkan perahu kecil untuk bantuan, tetapi ini bergantung pada cuaca. Dampaknya meliputi kelumpuhan ekonomi, kesulitan akses pendidikan, penipisan stok kebutuhan pokok, dan risiko kesehatan. Hingga kini, warga masih menunggu uluran tangan dari pemerintah untuk penyediaan akses darurat dan distribusi bantuan mendesak.
Situasi ini semakin mendesak, dan warga Desa Idaman berharap perhatian segera dari berbagai pihak agar dampak banjir tidak semakin memperburuk kehidupan mereka.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!