Sirkuit Internasional Lusail yang hangat dan lembap menjadi saksi bisu kebangkitan Daniel Holgado yang sukses kembali merasakan manisnya podium tertinggi dalam balapan Moto2 Qatar 2026. Sejak putaran kedua di Brasil, pembalap asal Spanyol ini akhirnya mampu menunjukkan dominasi penuh di bawah sorotan lampu lampu malam Sirkuit Lusail, melesat jauh meninggalkan para rivalnya setelah berhasil merebut pimpinan balapan di paruh akhir lomba.
Awal balapan sebenarnya dikuasai oleh Alex Escrig yang start dari posisi pole untuk pertama kalinya usai mencatatkan rekor putaran sensasional sehari sebelumnya. Pembalap Klint Forward Racing tersebut sempat memimpin jalannya balapan cukup lama di depan, meskipun sempat kehilangan posisi sesaat dari Holgado pada awal lap di bawah terangnya lampu sirkuit.
Memasuki lap keempat belas, drama terjadi di tikungan pertama ketika Holgado melakukan manuver brilian untuk merebut pimpinan lomba dari tangan Escrig. Dari titik tersebut, pembalap Aspar Team ini langsung menggenjot performa motornya, memperlebar jarak keunggulan hingga akhirnya menyentuh garis finis dengan keunggulan margin meyakinkan 2,265 detik untuk mengamankan kemenangan beruntun.
Pertarungan sengit juga tersaji di barisan belakang melalui aksi luar biasa yang diperagakan oleh Ivan Ortola. Memulai lomba dari posisi ke-13 setelah harus merangkak dari sesi Q1, Ortola melakukan serangkaian penyalipannya di tikungan pertama sebelum akhirnya melakukan manuver krusial menjelang garis finis untuk mengasapi Escrig demi merebut posisi kedua.
Keberhasilan Ortola membawa motor QJMotor finis di tempat kedua sekaligus menyempurnakan pencapaian Kalex dengan finis 1-2 di podium Qatar. Sementara itu, Escrig harus puas menempati peringkat ketiga yang merupakan podium kedua sepanjang kariernya di kelas Moto2 setelah sebelumnya pernah meraihnya di Silverstone, meski ia harus kehilangan posisi kedua dengan selisih sangat tipis dua sepersepuluh detik saja.
Baca Juga Bursa Pembalap Moto2 2027: Dinamika Grid dan Perpindahan TimDi sisi lain, rekan setim Holgado yakni David Alonso sempat terlibat pertarungan ketat perebutan podium, namun pemenang balapan GP Malaysia tersebut perlahan kehilangan tempo dan harus puas finis sendirian di tempat keempat untuk Aspar. Aksi impresif turut ditunjukkan oleh Daniel Munoz yang sempat melorot di awal tetapi bangkit di lap-lap akhir untuk merebut posisi kelima dari Manuel Gonzalez.
Gonzalez sendiri harus berjuang keras setelah dijatuhi penalti turun enam posisi di grid akibat insiden pada sesi kualifikasi bersama sejumlah pembalap lain seperti Barry Baltus dan Izan Guevara. Meski sempat berada di posisi ketiga, juara paruh musim ini harus puas finis di urutan keenam di depan Senna Agius, sementara Guevara bernasib sial karena harus masuk pit akibat mengalami masalah teknis saat balapan menyisakan lima lap terakhir.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!