Menjelang musim balap yang akan datang, bursa transfer kelas menengah Moto2 terus bergerak dinamis dengan berbagai perombakan dan kejutan formasi pembalap. Di tengah proses pembentukan grid kelas utama MotoGP yang masih berlangsung, penyusunan strategi di kategori penunjang ini berjalan cepat. Dinamika pasar transfer Moto2 sangat dipengaruhi oleh situasi khusus seputar Manuel Gonzalez. Keputusan sang pemimpin klasemen kejuaraan dunia untuk bertahan—berbeda dengan langkah yang diambil oleh para rivalnya—menjadi kunci penentu dalam kelanjutan rencana sejumlah tim papan atas, termasuk skuad asal Jerman, Intact GP.

Kepastian akhirnya didapat setelah dikonfirmasi bahwa Manuel Gonzalez akan berduet dengan David Almansa pada musim depan, di mana Almansa mendapatkan promosi internal. Situasi ini menjanjikan persaingan yang semakin ketat, terutama dengan hadirnya para juara baru. Jika Manuel Gonzalez berhasil mengamankan gelar juara dunia pada tahun 2026, maka ajang Moto2 musim 2027 akan diramaikan oleh pertarungan antar-juara dunia, mengingat dominator Moto3 Maximo Quiles juga dipastikan naik tingkat ke kelas menengah bersama tim CF-Moto asuhan Jorge Martinez. Quiles nantinya akan berbagi garasi dengan nama besar di Moto2, Celestino Vietti, yang memutuskan pindah dari skuad bentukan Luca Boscoscuro.

Sementara itu, basis tim Boscoscuro asal Italia telah menetapkan komposisi pembalap mereka dengan kembali mengandalkan susunan pebalap murni asal Italia. Pabrikan tersebut mempercayakan kursi mereka kepada Luca Lunetta dan Guido Pini, yang melangkah naik dari kelas Moto3 bersama Leopard. Di sisi lain, beberapa tim memilih untuk mempertahankan stabilitas skuad. Hingga saat ini, tercatat hanya tiga tim yang diproyeksikan tampil tanpa perubahan personel. Joe Roberts dikabarkan akan kembali turun bersama Filip Salac untuk musim kesepuluhnya, sementara Red Bull KTM Ajo mempertahankan kebersamaan dengan Collin Veijer dan Jose-Antonio Rueda. Pendekatan serupa juga diambil oleh MSi yang kembali menurunkan Angel Piqueras dan peringkat ketiga dunia Ivan Ortola di atas sasis Kalex.

- Advertisement -
Advertisement

Perubahan signifikan juga terjadi di kubu Fantic Racing yang menyambut kembalinya wajah-wajah familiar. Barry Baltus telah memperpanjang masa baktinya selama dua tahun ke depan, sementara Aron Canet ditarik kembali memperkuat tim asal Italia tersebut. Di tempat terpisah, situasi pelik dihadapi oleh skuad Marc-VDS asal Belgia yang diisukan bakal meninggalkan paddock Grand Prix untuk memfokuskan sumber daya mereka ke ajang Kejuaraan Dunia Superbike. Kontrak Aron Canet dengan tim tersebut telah resmi dilepas, sementara rekan setimnya, Deniz Oncu, dilaporkan akan melanjutkan karier bersama tim asal Belanda, RW Racing, menyisakan satu kursi yang masih diperebutkan oleh sejumlah nama seperti Milan Pawelec, Zonta van der Goorbergh, dan Ayumu Sasaki.

Baca Juga Arbolino Tercepat di FP1 Moto2 Austria, Veijer Jatuh

Perombakan menarik turut ditunjukkan oleh Forward Racing yang mencatatkan kemajuan teknis impresif sepanjang musim lalu. Pabrikan ketiga di grid Moto2 ini sukses mengamankan jasa pemenang balapan GP, Tony Arbolino, yang sebelumnya membela Fantic. Kursi kedua di tim bernuansa mint tersebut akan diisi oleh Adrian Huertas, yang harus meninggalkan posisinya di Italtrans, menandai pertukaran formasi yang mewarnai peta persaingan sengit kelas menengah musim depan.