Pandeglang, Nusantara Media – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke-18 dan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melakukan peninjauan langsung terhadap warga terdampak banjir di Kecamatan Patia , Kamis , 12 Februari 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan langsung kepada masyarakat yang baru saja mengalami bencana banjir, sekaligus mendorong percepatan infrastruktur pendukung pertanian.

Bupati Raden Dewi Setiani, yang menjabat untuk periode 2025-2030 sebagai politikus dari Partai Gerindra, didampingi Fikri Pebriasyah, S.Sos., Wakil Ketua DPRD Pandeglang dari Fraksi Gerindra sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pandeglang. Turut hadir Supratman sebagai Camat Patia, Ilman sebagai Kepala Desa Idaman, Nuraeni sebagai Kepala Puskesmas Patia, Reza Kurniawan sebagai Kalak BPBD Pandeglang, Pelda Agus Rizal mewakili Koramil 0111/Pagelaran Kodim 0601/Pandeglang, serta Ipda Dayat Hidayat, S.H., sebagai Wakapolsek Patia.

Kunjungan ini difokuskan pada peninjauan lokasi banjir di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Pandeglang -Banten.yang memengaruhi ratusan keluarga. Sebanyak 422 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.266 jiwa terdampak, dengan warga mengungsi di empat titik pengungsian. Dalam sambutannya, Fikri Pebriasyah mendesak Pemerintah Provinsi Banten untuk memprioritaskan pembangunan jalan akses pertanian. Pernyataan ini sejalan dengan program Gubernur Banten Andra Soni, yakni "Bang Andra" atau Bangun Jalan Desa Sejahtera, yang telah terealisasi di berbagai desa termasuk di Kecamatan Patia.

Program ini menekankan area pertanian sebagai kriteria utama, mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan ketahanan pangan nasional. "Ketika Pak Prabowo hari ini fokus pada pertahanan pangan, maka provinsi dan kabupaten harus bisa masuk dan tegak lurus bersama-sama," ujar Fikri. Ia menyoroti kondisi jalan seperti Jalan Rumah yang sering rusak akibat lalu lintas berat, serta Jalan Karuniati yang belum optimal, sebagai contoh mendesak yang perlu diatasi segera.

Kunjungan berlangsung pada pertengahan Februari 2026, tepat setelah banjir melanda Kecamatan Patia, Pagelaran, dan Sobang. Lokasi utama adalah Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, di mana banjir menyebabkan kerusakan infrastruktur dan mengganggu akses warga.

Inisiatif ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan ketergantungan impor. Pembangunan jalan akses pertanian tidak hanya memperlancar distribusi pangan, tetapi juga mendukung sektor pendidikan dan kesehatan di tingkat desa. Pemerintah Banten telah mengalokasikan dana khusus untuk program ini, dengan target penyelesaian tahap awal pada akhir 2026. Pendekatan berkesinambungan dari pusat hingga daerah ini diharapkan menjadi model bagi provinsi lain di Indonesia.

Pembangunan dilakukan melalui sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan nasional. Program "Bang Andra" fokus pada perbaikan jalan desa untuk mendukung produktivitas pertanian, sejalan dengan peningkatan produksi padi Banten yang melonjak 16,84% pada 2025. Selain itu, inisiatif seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan irigasi turut memperkuat sektor ini, dengan hampir seribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah dibangun di Banten.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Partai Gerindra dalam mendukung masyarakat, khususnya petani, untuk mencapai kesejahteraan berkelanjutan. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, sementara pemerintah terus memantau dan merespons kebutuhan darurat.