Persaingan sengit langsung tersaji di awal ajang balap ketahanan bergengsi WEC seri 6 Jam Monza 2026. Selepas lampu start padam di bawah langit mendung Autodromo Nazionale di Monza, jalannya lomba langsung diwarnai drama di tikungan pertama. Para pebalap harus beradaptasi dengan kondisi lintasan kering, sementara ancaman hujan terus membayangi sepanjang paruh awal perlombaan.
Memasuki dua jam pertama balapan, mobil Cadillac dengan nomor lambung #38 berhasil mengambil alih pimpinan lomba. Di posisi kedua, Ferrari #51 terus memberikan tekanan konstan di bawah kendali para pebalap utamanya. Pertarungan di barisan terdepan berlangsung sangat ketat, melibatkan aksi salip-menyalip yang memukau di antara mobil-mobil Hypercar yang tangguh.
Namun, nasib kurang beruntung harus dialami oleh beberapa kontestan unggulan lainnya. Mobil Ferrari #50 dan #83 justru terpuruk di barisan belakang akibat sanksi penalti dari pengawas lomba. Minimnya sesi latihan dalam kondisi lintasan kering terbukti memberikan pengaruh besar terhadap pemilihan tekanan ban, yang berujung pada investigasi dan hukuman bagi sejumlah tim.
Situasi semakin runyam bagi kubu pabrikan asal Maranello ketika pengawas balapan menjatuhkan penalti waktu 20 detik kepada Ferrari #50 dan #83 terkait pelanggaran tekanan ban yang wajib dilayani pada pit stop berikutnya. Praktis, hanya mobil Ferrari #51 yang kini menjadi tulang punggung utama untuk memburu kemenangan di sisa durasi balapan.
Baca Juga Le Mans 2027 Terancam: FIA vs ACO Memanas, WEC Bisa PecahDi sisi lain, raksasa asal Jepang yakni Toyota yang tengah memburu gelar juara dunia pebalap tampak masih kesulitan menemukan ritme terbaik mereka. Hingga sepertiga jalannya lomba, mobil-mobil Toyota masih tertahan di luar zona perolehan poin, memaksa tim bekerja ekstra keras merumuskan strategi baru guna memperbaiki posisi di sisa waktu balapan Monza.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!