Sirkuit Autodromo Nazionale di Monza kembali menjadi saksi bisu keperkasaan Ferrari dalam ajang balap ketahanan dunia. Di hadapan ribuan pendukung fanatik yang memadati tribun, Antonio Fuoco sukses mengamankan posisi start terdepan dalam sesi kualifikasi yang berjalan sangat dramatis. Hasil gemilang ini terasa begitu emosional karena menjadi penampilan penutup bagi spesifikasi awal mobil hypercar yang legendaris sebelum pabrikan asal Maranello tersebut memperkenalkan versi pengembangan terbarunya pada musim mendatang.
Pencapaian luar biasa di Monza ini memperpanjang catatan impresif pabrikan berlogo Kuda Jingkrak di kandang sendiri. Catatan waktu terbaik yang ditorehkan oleh Fuoco menandai pole position keempat secara beruntun bagi kelas Hypercar di tanah Italia, sekaligus menggenapi koleksi sepuluh pole position bagi Ferrari di kelas premier ajang World Endurance Championship (WEC). Sebuah perjalanan luar biasa yang bermula dari torehan sejarah pertama Fuoco di Sebring pada tahun 2023 silam hingga magis yang tercipta di lintasan berkecepatan tinggi Monza.
Menanggapi jalannya sesi kualifikasi yang penuh tantangan, Fuoco membeberkan kerumitan yang harus dihadapi olehnya dan para teknisi di garasi. Kurangnya kesempatan untuk melakukan pengujian mendalam pada lintasan kering membuat penyesuaian keseimbangan kendaraan menjadi sebuah pertaruhan besar. Namun, pembalap asal Italia tersebut mampu memaksimalkan potensi kendaraan melalui insting tajam serta kepercayaan penuh terhadap keputusan strategi tim yang bekerja tanpa kenal lelah di balik layar.
"Ini adalah situasi yang cukup rumit karena kami tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan pengujian dengan pengaturan lintasan kering guna mendapatkan feeling berkendara yang ideal. Namun saya sangat menyukai kondisi seperti ini di mana Anda harus langsung melaju, menekan hingga batas maksimal, dan meracik semuanya menjadi satu kesatuan yang sempurna," ujar Fuoco selepas sesi kualifikasi usai.
Baca Juga Matt Campbell Ungkap Perkembangan Pengujian Ford Hypercar Le MansLebih lanjut, pembalap andalan Ferrari tersebut mengakui bahwa atmosfer magis berlari di hadapan publik sendiri memberikan dorongan mental tersendiri. Meskipun sempat menghadapi kendala cengkeraman ban akibat kondisi lintasan yang cukup kotor di area chicane krusial menjelang akhir sesi, ketenangannya mampu menyelamatkan catatan waktu terbaik yang mengantarkannya ke posisi puncak.
"Meraih pole di sini, di Monza, sebagai seorang pebalap Italia yang mengendarai Ferrari, tentu menjadikan hari ini sangat emosional. Namun kami harus tetap berkepala dingin, tenang, dan mulai memikirkan balapan esok hari. Kami tahu persis bahwa durasi balapan akan sangat panjang dan melelahkan, sehingga fokus utama kami adalah mengerahkan kemampuan terbaik secara konsisten," pungkasnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!