Jakarta, Nusantara Media – Bibit siklon tropis 91S yang berada di Samudra Hindia selatan Jawa Timur semakin mendekati daratan Indonesia. Pada malam ini, Selasa 21 Januari 2026 pukul 22.34 WIB, posisi bibit siklon ini cukup dekat dengan wilayah pesisir, bahkan ekor sistemnya langsung menyentuh daratan.
Sistem ini terus mengalami penguatan di Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga Bali, sehingga memicu pertumbuhan awan hujan signifikan yang semakin meningkat sejak siang hari tadi pukul 13.00 WIB. Akibatnya, potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai kilat/petir dan angin kencang semakin tinggi di beberapa wilayah.
meliputi:
Banjir
Tanah longsor
Angin kencang yang dapat merusak bangunan ringan dan pohon tumbang
Wilayah yang paling berisiko tinggi adalah Jawa Timur, Bali, serta Nusa Tenggara Barat (NTB) bagian barat. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada, terutama di daerah rawan banjir, lereng bukit, dan pesisir.
BMKG dan pihak berwenang terus memantau perkembangan bibit siklon ini. Masyarakat disarankan memantau update prakiraan cuaca resmi melalui situs BMKG atau aplikasi Info BMKG, serta menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan deras dan angin kencang.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!