James Vowles mengakui bahwa Williams masih membayar mahal kesalahan pengembangan musim dingin lalu. Dalam debrief resminya setelah Grand Prix Belanda yang berat, prinsipal tim asal Grove itu mengungkapkan bahwa timnya tengah menjalankan "banyak sekali proyek" untuk membenahi akar masalah yang masih membebani performa mobil 2026.

Menurut Vowles, kesalahan yang dibuat pada musim dingin tersebut masih terasa hingga sekarang, dan para pembalap yang menjadi korban utamanya. "Kami membuat kesalahan musim dingin ini, dan kami masih membayarnya hari ini," ujarnya. "Para pembalap membayarnya di mobil yang kami berikan di lintasan."

Di tengah hiruk pikuk drama bursa pembalap, Williams justru mengambil langkah berani dengan mengunci masa depan Alex Albon dan Carlos Sainz. Albon meneken perpanjangan satu tahun hingga akhir 2027, sementara Sainz menandatangani kontrak multi-tahun. Keputusan ini bukan sekadar soal kontrak, melainkan sinyal kepercayaan terhadap arah jangka panjang tim.

- Advertisement -
Advertisement

Vowles menegaskan bahwa komitmen kedua pembalap muncul justru saat mereka diperlihatkan rencana masa depan yang lebih besar. "Yang hebat adalah ketika kami mulai menunjukkan masa depan yang lebih dari sekadar di sini, yang lebih berorientasi jangka panjang, komitmen mereka tampak jelas," katanya. "Itu penting bagi saya, penting bagi tim."

Meski beberapa komponen mobil baru dijadwalkan tiba akhir tahun, fokus utama pabrik saat ini adalah perbaikan struktural. Vowles menyebut ada "banyak sekali proyek" yang berjalan di belakang layar untuk menggali apa yang salah dan memperbaikinya secara permanen. "Itu komitmen kami hari ini, dan akan tetap sama enam bulan ke depan," tegasnya.

Baca Juga Adrian Newey Akui Aston Martin Tak Berdaya Hadapi Masalah Mesin

Situasi ini jelas bukan posisi ideal bagi tim yang musim lalu tampil kompetitif. Dengan hanya 11 poin dan berada di posisi kesembilan klasemen konstruktor, Williams menghadapi tekanan besar. Namun, Vowles tampak tenang dan yakin bahwa fondasi yang sedang dibangun akan membawa mereka keluar dari keterpurukan.

Pertanyaannya sekarang, akankah proyek-proyek jangka panjang itu mampu menyelamatkan musim 2026 yang sudah berjalan? Atau justru menjadi investasi untuk masa depan yang lebih cerah? Hanya waktu yang bisa menjawab, namun komitmen tim dan pembalap jelas tidak main-main.