Formula 1, Nusantara Media – Prinsipal tim Aston Martin Adrian Newey mengakui timnya berada dalam situasi sulit menjelang awal musim Formula 1 2026 setelah menghadapi masalah serius pada unit tenaga yang dipasok oleh Honda.
Tim yang berbasis di Silverstone tersebut mencatat jarak tempuh paling rendah dibandingkan tim lain menjelang putaran pembuka musim di Australian Grand Prix di Albert Park Circuit. Masalah getaran dari unit tenaga membuat Honda bahkan belum dapat menjalankan mesin pada putaran maksimum.
Menurut Newey, situasi ini menimbulkan efek berantai yang menyulitkan tim untuk memahami performa mobil secara menyeluruh. Minimnya waktu di lintasan membuat Aston Martin tidak mampu mengevaluasi potensi sasis mobil secara optimal.
“Ini adalah situasi di mana kami merasa sedikit tidak berdaya, karena jelas kami memiliki masalah unit tenaga yang sangat signifikan,” kata Newey kepada media termasuk RacingNews365.
Kurangnya jarak tempuh juga membuat tim kesulitan mengumpulkan data penting tentang karakter mobil, terutama dalam kondisi bahan bakar rendah yang biasanya digunakan untuk simulasi performa.
“Kurangnya running berarti pada saat yang sama kami tidak bisa mengetahui kemampuan mobil secara penuh,” jelasnya.
“Informasi kami tentang mobil sangat terbatas karena kami melakukan sangat sedikit running, khususnya dalam kondisi bahan bakar rendah.”
Newey menjelaskan bahwa bahan bakar dalam tangki mobil sebenarnya dapat membantu meredam getaran pada sistem baterai. Namun karena masalah pada unit tenaga, Honda membatasi penggunaan mode bahan bakar rendah yang biasanya digunakan untuk pengujian performa.
“Fuel sebenarnya bertindak sebagai peredam terhadap baterai, tetapi Honda sangat membatasi seberapa banyak kami bisa melakukan running dengan bahan bakar rendah,” ujar Newey.
Ia menilai kondisi tersebut menjadi lingkaran masalah yang sulit dipecahkan karena kurangnya waktu pengujian justru memperlambat proses pemahaman tim terhadap mobil.
“Ini menjadi masalah yang saling memperkuat satu sama lain,” tambahnya.
Newey juga menegaskan bahwa timnya bekerja sangat intensif bersama Honda untuk mencari solusi terbaik, meskipun secara teknis masalah tersebut berasal dari unit tenaga.
“Ini menguras banyak energi secara manusiawi bagi kami untuk bekerja bersama Honda dan mencoba menemukan solusi terbaik secara keseluruhan,” katanya.
“Kami bisa saja mengatakan itu bukan masalah kami, tetapi pada akhirnya mobil adalah kombinasi antara sasis dan unit tenaga.”
Situasi ini membuat persiapan Aston Martin menjelang sesi kualifikasi dan balapan utama di Albert Park Circuit menjadi jauh dari ideal pada awal musim Formula 1 2026.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!