Pandeglang, Nusantara Media - Kegiatan berwisata di kawasan pesisir pantai Banten berujung duka setelah seorang pemuda asal Kabupaten Tangerang, Alamsyah Linggar Ramadan (21), dilaporkan hilang terseret arus laut deras saat berenang di area Pantai Pasir Putih Lippo Carita, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Selasa (18/8/2026) sore.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 14.20 WIB. Kejadian bermula ketika korban tengah menikmati aktivitas berenang di tepi pantai bersama tiga orang rekannya. Secara mendadak, gulungan arus laut bawah yang kuat menghempas kelompok wisatawan tersebut dan menyeret mereka ke arah tengah perairan.
Saat hantaman arus terjadi, tiga rekan korban berupaya keras menyelamatkan diri dengan berenang melawan dorongan air menuju tepi pantai. Dua di antara rekan korban berhasil mencapai pesisir dengan selamat. Namun, Alamsyah yang tidak mampu melawan kuatnya gulungan arus terseret semakin jauh ke tengah laut hingga akhirnya tenggelam dan hilang dari permukaan air.
Melihat kondisi darurat tersebut, adik kandung korban, Jagat, segera menghubungi pihak berwenang untuk meminta bantuan pengerahan tim penyelamat. Laporan darurat resmi diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten pada pukul 15.25 WIB.
Merespons laporan tersebut, Kasubsie Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, menginstruksikan pendistribusian Tim Rescue Unit Siaga SAR Pandeglang. Sebanyak enam personel penyelamat dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan SAR air lengkap. Tim tiba di lokasi pada pukul 15.50 WIB dan langsung berkoordinasi dengan potensi lokal untuk mengawali operasi pencarian dan pertolongan (SAR).
Operasi penyisiran di kawasan perairan Pantai Pasir Putih Lippo Carita ini melibatkan kolaborasi dan sinergi dari pelbagai unsur potensi SAR lokal, di antaranya:
Tim Rescue Unit Siaga SAR Pandeglang (Basarnas Banten) – Memimpin teknis penyisiran dan koordinasi operasional lapangan.
Baca Juga HNSI Labuan Desak Kompensasi Adil atas Tumpahan Batu BaraBabinsa Carita (TNI AD) – Membantu pengamanan area darat dan koordinasi wilayah perairan Carita.
Personel Polsek Carita (Polri) – Melakukan pendataan saksi serta pengamanan lokasi kejadian.
Badan Penyelamat Wisata Bahari (Balawista) Banten – Mengerahkan penjaga pantai yang memahami peta arus dan karakteristik perairan setempat.
Meskipun kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian dilaporkan cerah dengan jarak pandang yang memadai, tim SAR gabungan tetap memperhitungkan dinamika gelombang serta pergerakan arus bawah laut yang berpotensi menyulitkan proses penyisiran.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!