Kuala Lumpur, Malaysia, Nusantara Media – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur kembali menunjukkan bukti nyata komitmen pemerintah dalam melindungi warganya di luar negeri. Pada hari Rabu (8/10/2026), KBRI Kuala Lumpur sukses melaksanakan program fasilitasi pemulangan terhadap 160 Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sebelumnya telah menyelesaikan seluruh tahapan proses hukum di negara Malaysia.
Langkah proaktif pemerintah ini menjadi kabar gembira bagi para WNI, terutama bagi mereka yang masuk ke dalam kategori kelompok rentan. Berdasarkan data resmi yang dirilis, dari total 160 orang yang dipulangkan pada gelombang ini, rombongan didominasi oleh kelompok rentan yang meliputi kaum perempuan dan anak-anak. Secara spesifik, tercatat terdapat 8 orang anak di bawah umur yang turut serta dipulangkan ke Tanah Air bersama orang tua mereka, menegaskan bahwa keselamatan dan hak anak tetap menjadi prioritas utama.
Pemulangan ratusan warga negara ini dilakukan secara terorganisir menuju beberapa debarkasi atau wilayah tujuan di Indonesia. Adapun rincian tujuan penerbangan tersebut terbagi ke dalam tiga wilayah. Sebanyak 81 orang dipulangkan dengan tujuan kedatangan Jakarta. Sementara itu, 78 orang diterbangkan menuju Medan (Sumatera Utara), dan 1 orang sisanya dipulangkan dengan tujuan akhir wilayah Aceh.
Proses pemulangan yang panjang ini difasilitasi secara penuh, gratis, dan komprehensif oleh Tim Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur. Bertempat di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), tim secara aktif memberikan pelayanan ekstra kepada para pahlawan devisa tersebut. Fasilitasi yang diberikan mencakup pendampingan intensif saat berhadapan di konter Imigresen (imigrasi) Malaysia, kelancaran pengecekan dokumen keimigrasian, hingga pemenuhan kebutuhan dasar berupa pembagian logistik dan bantuan bekal perjalanan. Tak berhenti di situ, pengawalan ketat dan humanis juga dilakukan hingga para WNI tiba dengan selamat di ruang tunggu keberangkatan (boarding gate P19).
Kegiatan strategis ini merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen berkelanjutan yang terus diusung oleh KBRI Kuala Lumpur. Tujuannya jelas, yakni memberikan pelindungan, advokasi, dan pendampingan yang maksimal kepada seluruh WNI di Malaysia. Hal ini memastikan proses kepulangan mereka menuju pangkuan keluarga di Indonesia dapat berlangsung dengan tata cara yang baik, aman, dan senantiasa bermartabat pasca-menyelesaikan kewajiban hukum mereka di Malaysia.
Dalam keterangan resminya kepada Nusantara Media, Pelaksana Fungsi Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Rendy Hadi Putra, membenarkan dan mengapresiasi kelancaran proses fasilitasi pemulangan tersebut.
Baca Juga Karya Exindo Prima Showcases at IFEX 2026 ICE BSD"Pada hari ini tanggal 8 Oktober 2026, KBRI Kuala Lumpur kembali melaksanakan program pemulangan kepada warga Indonesia yang telah menjalani proses hukum di Malaysia dengan tujuan pemulangan ke Jakarta sebanyak 81 orang dan Medan sebanyak 79 orang (termasuk Aceh), termasuk di dalamnya 8 orang anak," ungkap Rendy.
Lebih lanjut, Rendy juga memanfaatkan momentum kepulangan ini untuk memberikan edukasi dan imbauan tegas kepada WNI yang saat ini masih merantau. "Dalam kesempatan kali ini, KBRI Kuala Lumpur juga mengingatkan kepada warga Indonesia untuk senantiasa mentaati kebijakan dan peraturan di Malaysia agar dapat beraktivitas dengan aman dan tenang. Terima kasih," pungkasnya.
Sebagai langkah pencegahan di masa mendatang, KBRI Kuala Lumpur kembali mengimbau dengan keras kepada seluruh WNI dan PMI di Malaysia agar selalu tertib secara administratif. WNI diwajibkan untuk selalu mematuhi peraturan perundang-undangan, kebijakan keimigrasian, serta hukum ketenagakerjaan setempat, termasuk melengkapi dokumen perjalanan dan mengantongi izin kerja yang sah.
Apabila WNI mengalami situasi darurat, ancaman, atau kendala hukum sekecil apa pun, KBRI meminta agar segera melapor ke Hotline Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur di nomor +60 17-668 8032.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!