Yuki Tsunoda menghadapi tantangan yang oleh para analis F1 TV disebut "gila" saat ia kembali membalap bersama Racing Bulls di Grand Prix Belanda. Pebalap asal Jepang itu tidak pernah mencoba mobil spesifikasi 2026 milik tim, dan ia hanya punya satu sesi latihan sebelum langsung dilempar ke kualifikasi sprint.
Kepulangan Tsunoda terjadi setelah Isack Hadjar mengalami cedera pergelangan tangan yang memaksanya absen. Liam Lawson naik ke Red Bull, dan Tsunoda—yang berstatus pebalap cadangan—mengisi kursi kosong di Racing Bulls. Situasi ini membuatnya harus beradaptasi dengan mobil yang sama sekali baru di tengah tekanan besar.
Jolyon Palmer, analis F1 TV, menegaskan bahwa kesulitan mental Tsunoda akan sangat berat. "Para pebalap lain punya tiga tes sebelum balapan pertama, kecuali Williams yang tidak hadir di tes pertama. Mereka punya banyak waktu untuk memahami manajemen energi dan gaya mengemudi yang berbeda," jelas Palmer. "Yuki harus melakukannya dalam satu jam. Dia memang menjalani TPC, tapi itu mobil lama, dan mobil ini sangat berbeda dari yang terakhir dia balap."
Tantangan bertambah karena Zandvoort adalah sirkuit dengan dinding dan gravel trap di sepanjang lintasan. Palmer menambahkan, "Kamu berada di Zandvoort, ada tembok dan kerikil di mana-mana. Ini benar-benar ujian besar. Jika dia bisa mendekati poin, saya akan terkesan." Alex Brundle, analis lain, juga mengingatkan soal kondisi fisik. "Ini delapan setengah bulan sejak balapan terakhirnya, dan trek ini tidak mudah secara fisik," kata Brundle. "Saya yakin dia siap melompat ke mobil sebagai pebalap cadangan Red Bull, tapi ini akhir pekan yang sulit untuk memahami sistem dan fisik mobil."
Baca Juga Hamilton Bantah Gagal Adaptasi Era Ground Effect: Hasil Saya Tetap UnggulDengan hanya satu jam latihan sebelum sprint qualifying, Tsunoda harus cepat beradaptasi. Ini adalah momen krusial bagi kariernya, dan juga menjadi ujian bagi Racing Bulls untuk mengelola situasi tak terduga. Akankah pengalaman dan mentalitas Tsunoda mampu membawanya bersaing? Kita tunggu saja aksinya di Zandvoort.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!