Mantan pembalap Formula 1, Jolyon Palmer, menilai Esteban Ocon kini berada dalam posisi yang sangat sulit di tim Haas. Komentar ini muncul di tengah spekulasi yang semakin deras mengenai masa depan pebalap asal Prancis itu di ajang balap jet darat.

Dalam program F1 TV Weekend Warm-Up yang tayang menjelang Grand Prix Belanda, Palmer mengungkapkan kekhawatirannya terhadap hubungan Ocon dengan tim Amerika tersebut. Ia menyebut hubungan yang meregang dan performa yang kurang memuaskan menjadi faktor utama yang membuat kursi Ocon terancam.

“Saya pikir Esteban benar-benar dalam masalah. Hubungannya dengan Haas kini cukup tegang. Dia tidak tampil baik, dan itu adalah kursi yang penting,” ujar Palmer, yang juga didukung oleh rekan pembicaranya, Alex Brundle. Brundle bahkan menyebut kursi Ocon sebagai topik hangat yang bisa diisi oleh pembalap muda seperti Leonardo Fornaroli atau Rafael Camara yang berasosiasi dengan Ferrari.

- Advertisement -
Advertisement

Ocon bergabung dengan Haas pada 2025 dan langsung menghadapi tantangan berat. Di musim perdananya, ia kalah bersaing dengan rekan setimnya yang masih muda, Oliver Bearman, baik dalam hal poin maupun klasemen akhir. Bearman finis di posisi 13 dengan 41 poin, sementara Ocon hanya mampu mengumpulkan 38 poin dan berada di peringkat 15.

Defisit performa ini berlanjut hingga musim 2026. Setelah 11 seri pertama, Bearman sudah mengoleksi 18 poin dan duduk di peringkat 13, sedangkan Ocon tertahan di posisi 17 dengan hanya tiga poin. Situasi ini jelas tidak ideal bagi pebalap yang sebelumnya pernah meraih kemenangan Grand Prix bersama Alpine.

Baca Juga Max Verstappen Start P20, Red Bull Selidiki Kecelakaan Kualifikasi

Menanggapi spekulasi tersebut, Ocon sendiri mengaku belum ada keputusan final. Ia menyatakan akan membuka pembicaraan dengan tim terlebih dahulu. “Belum ada yang bisa diumumkan. Musim panas ini akan cukup sibuk. Kami akan lihat. Banyak opsi yang ada, tapi yang jelas diskusi pertama akan dengan tim ini,” ucapnya.

Dengan bursa pembalap 2027 yang mulai bergerak, posisi Ocon di Haas menjadi salah satu sorotan utama. Keputusan tim asal Amerika itu dalam beberapa pekan ke depan akan sangat menentukan arah karier pebalap berusia 29 tahun tersebut.