Pabrikan asal Jepang, Suzuki, secara resmi mengumumkan rencana ambisius mereka untuk melakukan comback ke panggung FIM Supersport World Championship pada musim 2027 mendatang. Langkah strategis ini menandai kembalinya salah satu pabrikan ikonik ke kancah balap motor internasional dengan mengandalkan mesin andalan mereka, yaitu Suzuki GSX-R750. Keputusan ini langsung menyita perhatian para pengamat balap motor dunia mengingat sejarah panjang dan prestasi gemilang yang pernah diukir oleh pabrikan asal Hamamatsu tersebut pada akhir era sembilan puluhan hingga awal tahun dua ribuan melalui legenda balap seperti Fabrizio Pirovano dan Stephane Chambon.
Dalam proyek kembalinya ke kejuaraan dunia ini, Suzuki tidak turun sendiri, melainkan mempercayakan operasional teknis dan pengembangan di lintasan kepada skuad asal Italia, Motozoo Racing. Tim yang telah menunjukkan progres signifikan sejak bergabung dengan grid WorldSSP pada tahun 2021 ini, sebelumnya pernah menorehkan pencapaian membanggakan ketika meraih titel juara World Supersport Challenge pada musim 2023 berkat penampilan impresif dari Tom Booth-Amos. Pengalaman serta rekam jejak yang dimiliki oleh Motozoo Racing diyakini menjadi modal krusial untuk mengembalikan daya saing motor Suzuki di tengah persaingan ketat kelas menengah kejuaraan dunia.
Guna memastikan motor GSX-R750 mampu bersaing secara kompetitif dengan regulasi modern, Motozoo Racing mendapatkan dukungan teknis yang sangat krusial dari berbagai pihak berpengalaman. Mesin tersebut nantinya akan dilengkapi dengan sistem ride-by-wire canggih yang dikembangkan secara khusus oleh Team Hammer asal Amerika Serikat bekerja sama dengan Bike Sport Developments. Kehadiran komponen-komponen khusus serta dukungan teknis lanjutan ini diharapkan mampu mengakselerasi proses adaptasi motor agar memenuhi standar performa tertinggi yang dipersyaratkan dalam regulasi FIM Supersport World Championship saat ini.
Untuk mengemban tugas besar di atas lintasan, Motozoo Racing telah resmi merekrut pebalap asal Italia yang memiliki rekam jejak mentereng, yakni Mattia Casadei. Mantan juara dunia MotoE tersebut dipilih untuk memimpin proyek pengembangan sekaligus menjadi ujung tombak di barisan depan balapan. Pemilihan Casadei dinilai sangat tepat mengingat kedekatan hubungan kerjanya dengan tim, sehingga proses adaptasi dengan mesin baru diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efisien sejak sesi pengujian perdana dimulai.
Baca Juga Ducati dan LEGO Rilis Set Desmo450 MX Factory Edisi SpesialKembalinya Suzuki ke pentas WorldSSP juga membangkitkan memori manis bagi para penggemar balap di Belanda, yang memiliki catatan sejarah tersendiri dengan kiprah pabrikan Jepang tersebut. Di masa lalu, tim asal Belanda Hoegee Suzuki Racing yang dipimpin oleh Marc Hoegee pernah mencatatkan prestasi gemilang di kancah internasional bersama pebalap Barry Veneman. Salah satu momen paling ikonik terjadi pada musim 2008 di Sirkuit Magny-Cours, Prancis, di mana Veneman sukses finis di posisi kedua di belakang pemenang balapan Andrew Pitt, membuktikan bahwa motor Suzuki mampu berdiri di jajaran terdepan melawan para pesaing tangguh dunia.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!