JAKARTA . nusantara Media -   Prestasi membanggakan ditorehkan oleh prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut. Sebanyak 17 personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 10 Marinir resmi menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) atas keberhasilan mereka dalam operasi penumpasan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Papua Barat Daya.

​Upacara penyematan tanda pangkat kehormatan tersebut dipimpin langsung oleh Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI Endi Supardi di Kesatrian Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Jumat (10/7/2026).

Pasukan "Baret Ungu" ini mendapatkan apresiasi setelah mencatatkan hasil gemilang dalam Operasi Badai Kasturi yang berlangsung di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Dalam operasi tersebut, pasukan Marinir berhasil menghancurkan 15 markas sektor OPM serta menguasai 56 "Rumah Kaki Seribu" yang selama ini digunakan sebagai tempat persembunyian lawan.

- Advertisement -

​Selain merebut markas utama, pasukan di lapangan juga berhasil melumpuhkan sejumlah tokoh bersenjata OPM. Tak hanya itu, gerakan taktis Marinir memaksa sejumlah pengikut OPM untuk menyerah dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

​Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita berbagai barang bukti vital, mulai dari senjata api, amunisi tempur, alat komunikasi, atribut organisasi, hingga dokumen rahasia musuh yang menjadi petunjuk penting dalam upaya pembersihan gangguan keamanan di wilayah tersebut.

Atas keberhasilan melumpuhkan kekuatan lawan di medan konflik yang berat, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan total 185 penghargaan kepada Satgas Yonif 10 Marinir. Bentuk apresiasi negara tersebut meliputi 17 kenaikan pangkat istimewa, 62 jatah prioritas sekolah militer, serta 58 peluang penugasan ke luar negeri bagi prajurit berprestasi.

​Dari 17 prajurit yang menerima KPLB, 15 di antaranya disematkan langsung oleh Pangkormar, sementara dua prajurit lainnya berhalangan hadir karena sedang menempuh pendidikan lanjutan pasca-penugasan.

​Dalam amanatnya, Letjen TNI Endi Supardi menegaskan bahwa kenaikan pangkat ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk penghargaan nyata atas dedikasi dan pertaruhan nyawa prajurit di medan laga.

​"Kenaikan pangkat luar biasa merupakan penghargaan istimewa yang hanya diberikan kepada prajurit dengan dedikasi, loyalitas, keberanian, serta prestasi luar biasa dalam pelaksanaan operasi," ujar Endi di hadapan para prajurit.

​Pangkormar berharap, apresiasi tinggi dari Mabes TNI ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Marinir untuk terus mengukir prestasi, menjaga kedisiplinan, dan mempertahankan semangat juang tinggi dalam setiap misi kedaulatan negara ke depan.