Semarak Pembukaan TMMD ke-129 di Pandeglang: Bazar UMKM Jadi Magnet Penggerak Ekonomi Desa
PANDEGLANG, NUSANTARA MEDIA – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Kabupaten Pandeglang resmi dibuka pada Rabu, 15 Juli 2026.
Berlokasi di Lapangan Kecamatan Patia, pembukaan program lintas sektoral ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan semarak ekonomi melalui kehadiran bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) unggulan khas Pandeglang.
Upacara pembukaan TMMD ke-129 yang mengusung tema *"TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa"* berlangsung khidmat.
Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias menyambut program pembangunan ini.
Dandim 0601/Pandeglang sekaligus Dansatgas TMMD ke-129, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P., menegaskan bahwa kehadiran TMMD adalah untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok.
Menurutnya, program ini merupakan perpaduan antara pembangunan infrastruktur dasar dengan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Daya tarik utama dalam pembukaan TMMD tahun ini adalah hadirnya stan-stan bazar UMKM. Masyarakat yang memadati lapangan tidak hanya menyaksikan rangkaian upacara, tetapi juga memadati area bazar untuk berbelanja berbagai kebutuhan pokok dan produk khas daerah dengan harga yang lebih terjangkau.
Produk yang dijajakan sangat bervariasi, mulai dari sembako murah, aneka bumbu dapur, hingga produk olahan khas Pandeglang seperti emping melinjo, rangginang, dan gula merah.
Kehadiran bazar ini dinilai menjadi sarana efektif bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk mereka agar lebih dikenal luas, sekaligus membantu menekan pengeluaran belanja harian warga setempat.
"Kegiatan bazar ini adalah wujud nyata dukungan kami terhadap pengembangan ekonomi masyarakat desa. Kami ingin TMMD memberikan dampak langsung yang terasa oleh warga, baik dari sisi fisik melalui perbaikan infrastruktur maupun sisi ekonomi melalui pemberdayaan usaha lokal," ujar Letkol Inf Afri Swandi Ritonga.
Kapolres Pandeglang, AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif pemberdayaan ekonomi di sela-sela kegiatan TMMD.
Ia menekankan bahwa sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah sangat krusial dalam menjaga stabilitas keamanan serta memacu pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Patia.
Selain infrastruktur, TMMD ke-129 di Pandeglang ini juga akan melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Kombinasi antara pembangunan fisik dan kegiatan pendukung lainnya diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi kualitas hidup warga Desa di wilayah Kecamatan Patia selama masa pelaksanaan program, yakni dari pertengahan Juli hingga pertengahan Agustus 2026.
Dengan semangat gotong royong yang tinggi, pembukaan TMMD ke-129 di Pandeglang tidak sekadar menjadi seremonial belaka, melainkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi desa yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!