Peta persaingan Grand Prix Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas (COTA) mengalami perombakan besar setelah serangkaian penalti grid dijatuhkan kepada sejumlah pembalap menjelang balapan utama. Andrea Kimi Antonelli berhasil mengamankan posisi start terdepan atau pole position dalam akhir pekan yang krusial, di mana ia berpeluang besar untuk mengunci gelar juara dunia Formula 1 pertamanya musim ini. Pembalap muda asal Italia tersebut tampil impresif di sesi kualifikasi dan kini berada di posisi paling menguntungkan untuk mendominasi jalannya lomba.

Memulai balapan dari barisan terdepan bersama Antonelli adalah pembalap Max Verstappen yang mengemudikan mobil Red Bull. Persaingan di baris terdepan diprediksi akan berjalan sangat ketat sejak tikungan pertama. Antonelli yang baru berusia 20 tahun berada di ambang sejarah baru untuk dinobatkan sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah Formula 1 pada hari Minggu mendatang, dengan syarat ia mampu meraih kemenangan sementara para pesaing terdekatnya finis di posisi yang lebih rendah.

Skenario perebutan gelar tersebut mengharuskan Lewis Hamilton finis lebih rendah dari posisi keempat dan George Russell finis lebih rendah dari posisi kedelapan agar sang bintang Mercedes dapat memastikan gelar lebih awal. Sementara itu, rekan setim Verstappen di Red Bull, Isack Hadjar, akan memulai balapan dari posisi ketiga yang solid. Ia berada di depan pasangan pebalap Ferrari, yaitu Charles Leclerc di posisi keempat dan Lewis Hamilton yang mendiami posisi kelima di grid.

- Advertisement -
Advertisement

Barisan ketiga diisi oleh George Russell yang berdampingan dengan Hamilton di posisi keenam, diikuti oleh duo McLaren yaitu Oscar Piastri dan Lando Norris yang menempati posisi ketujuh serta kedelapan. Melengkapi posisi sepuluh besar di grid start adalah Liam Lawson dari Racing Bulls dan Pierre Gasly yang membela panji Alpine. Pertarungan di lini tengah dipastikan bakal menyajikan drama tersendiri mengingat ketatnya jarak catatan waktu sepanjang akhir pekan ini.

Baca Juga Formula 1 Dikritik Usai Rwanda Ambil Alih Jadwal Balapan Afrika

Namun, sorotan utama juga tertuju pada barisan belakang akibat penerapan penalti komponen mesin yang masif. Arvid Lindblad harus rela menerima penalti turun lima grid karena menggunakan komponen mesin pembakaran internal (ICE) keenamnya musim ini, yang membuatnya harus memulai balapan dari posisi ke-14 bersama Racing Bulls. Situasi lebih berat dialami oleh Franco Colapinto yang mendapati dirinya turun 10 posisi ke urutan ke-21 setelah Alpine memasang kendali elektronik keempat pada mobilnya.

Hukuman paling berat dijatuhkan kepada Gabriel Bortoleto yang harus memulai balapan dari posisi paling buncit setelah diganjar penalti masif sebanyak 60 grid. Konfirmasi dari Federasi Automotif Internasional (FIA) menjelang sesi latihan bebas terakhir menyatakan bahwa mobil Audi milik Bortoleto telah dilengkapi dengan serangkaian komponen baru mulai dari ICE, turbocharger, sistem pembuangan, MGU-K, hingga komponen pendukung unit daya lainnya yang melampaui batas regulasi musim ini.

PosPembalapNegaraTim
1Andrea Kimi AntonelliITAMercedes AMG Petronas F1 Team
2Max VerstappenNEDOracle Red Bull Racing
3Isack HadjarFRAOracle Red Bull Racing
4Charles LeclercMONScuderia Ferrari HP
5Lewis HamiltonGBRScuderia Ferrari HP
6George RussellGBRMercedes AMG Petronas F1 Team
7Oscar PiastriAUSMcLaren Mastercard F1 Team
8Lando NorrisGBRMcLaren Mastercard F1 Team
9Liam LawsonNZLVisa Cash App Racing Bulls F1 Team
10Pierre GaslyFRABWT Alpine F1 Team
11Nico HulkenbergGERAudi Revolut F1 Team
12Fernando AlonsoESPAston Martin Aramco F1 Team
13Oliver BearmanGBRTGR Haas F1 Team
14Arvid LindbladGBRVisa Cash App Racing Bulls F1 Team
15Esteban OconFRATGR Haas F1 Team
16Lance StrollCANAston Martin Aramco F1 Team
17Carlos SainzESPAtlassian Williams F1 Team
18Alex AlbonTHAAtlassian Williams F1 Team
19Sergio PerezMEXCadillac F1 Team
20Valtteri BottasFINCadillac F1 Team
21Franco ColapintoARGBWT Alpine F1 Team
22Gabriel BortoletoBRAAudi Revolut F1 Team