Pandeglang, Nusantara Media — Suasana penuh khidmat dan semarak menyelimuti Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang. Rangkaian gema sholawat dan suka cita menyambut Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berkumandang indah di Masjid Al-Magfiroh, RT 02/02, pada momen keagamaan yang sarat akan makna silaturahmi ini.
Acara akbar tersebut tidak hanya diisi dengan syiar Islam semata, tetapi juga dirangkai dengan prosesi simbolis gunting pita yang menandai peresmian atau pembukaan rangkaian kegiatan utama. Kegiatan ini berhasil menarik perhatian dan antusiasme tinggi dari ratusan warga setempat yang memadati area masjid sejak pagi hari demi mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh khidmat.
Kesuksesan perhelatan akbar ini tentu tidak lepas dari kerja keras panitia pelaksana serta dukungan penuh dari perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Kepala Desa Pasirgadung, Nurmala, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya yang tinggi kepada seluruh panitia, pemuda, serta warga yang telah bergotong royong menyukseskan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini.
"Kami sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia serta masyarakat Desa Pasirgadung. Berkat kerja sama yang solid dan semangat gotong royong, acara Maulid Nabi di Masjid Al-Magfiroh ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sukses tanpa ada kendala berarti," ujar Kades Nurmala di sela-sela acara.
Ia juga berharap kegiatan keagamaan semacam ini terus digalakkan secara rutin ke depannya guna mempererat tali persaudaraan antarwarga serta membentengi generasi muda dengan nilai-nilai akhlakul karimah.
Puncak acara yang paling ditunggu-tunggu oleh para jamaah adalah sesi ceramah agama atau tausiyah. Pada kesempatan kali ini, panitia menghadirkan penceramah kondang asal Cileles, Rangkasbitung, yakni Kiai Almukarom Aep Bustomi.
Dalam uraian ceramahnya, Kiai Almukarom Aep Bustomi menyampaikan pesan-pesan moral yang mendalam mengenai pentingnya meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menekankan bahwa kecintaan kepada Nabi tidak hanya diwujudkan lewat lantunan sholawat, melainkan melalui pengamalan sifat-sifat utama Rasulullah dalam bermasyarakat, berumah tangga, maupun dalam menjaga keharmonisan sosial.
Baca Juga Peringatan Maulid Nabi 1447 H di Pandeglang Berlangsung KhidmatGaya penyampaian beliau yang interaktif, penuh hikmah, serta diselingi dengan nasihat menyejukkan membuat jamaah menyimak dengan khusyuk hingga acara berakhir.
Berkat koordinasi yang matang antara pihak panitia, aparat keamanan desa, serta unsur pemuda setempat, seluruh rangkaian acara mulai dari prosesi gunting pita hingga pengajian umum dapat terlaksana dengan tertib dan kondusif. Warga pulang ke rumah masing-masing dengan perasaan bahagia serta membawa banyak hikmah rohani.
Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Magfiroh Pasirgadung Patia ini sukses menjadi salah satu agenda keagamaan paling berkesan, sekaligus memperkuat syiar Islam di Kabupaten Pandeglang.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!