Pandeglang, Nusantara Media – Dalam rangka menyukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026, Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat Bidang Pembinaan Teritorial memimpin Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) secara hybrid.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 2 Juli 2026, pukul 09.00–11.00 WIB ini dilaksanakan di Ruang Pintar Setda Kabupaten Pandeglang dan diikuti secara video conference oleh seluruh jajaran terkait di 19 provinsi.
Rapat Koordinasi Teknis TMMD Ke-129 ini dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, S.E., selaku Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat Bidang Pembinaan Teritorial. Untuk wilayah Kabupaten Pandeglang, penanggung jawab kegiatan adalah Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P., Dandim 0601/Pandeglang.
Total peserta yang hadir secara luring di Pandeglang sebanyak 8 orang.
1. Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., M.M. (Danrem 064/MY)
2. Letkol Kav Muslim Rahim T., S.H., M.Si. (Kasiter Kasrem 064/MY)
3. Hj. Raden Dewi Setiani, S.Sos., M.A. (Bupati Pandeglang)
4. Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P. (Dandim 0601/Pandeglang)
5. Samsudin Aliandono (Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang)
6. Asep Rahmat, S.T. (Sekda Kabupaten Pandeglang)
7. Drs. H. Doni Hermawan (Asda I Pemkesra Kabupaten Pandeglang)
8. Mayor Inf Moh. Zaini (Pasi Bhakti Korem 064/MY)
9. Kapten Inf Dedi Bonar Sirait (Danramil 0101/Pdg)
Susunan acara meliputi pembukaan, laporan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa, sambutan, paparan, penyerahan cenderamata, diskusi dan tanya jawab, serta penutupan.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Boemi Ario Bimo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang mengikuti rakornis baik secara tatap muka maupun daring. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan TMMD Ke-129 TA 2026.
Ia juga memberikan penghargaan kepada para Bupati/Wali Kota yang telah mengalokasikan APBD untuk mendukung program ini, serta kepada kementerian, lembaga, dan mitra TNI atas sinergi yang terjalin.
Menurutnya, TMMD merupakan orkestrasi pengabdian lintas sektor yang menyatukan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen bangsa dalam mempercepat pembangunan pedesaan berlandaskan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta budaya gotong royong.
“TMMD Ke-129 TA 2026 hadir bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat persatuan bangsa melalui partisipasi aktif masyarakat serta berbagai program fisik dan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Tema “Dengan TMMD Membangun Negeri dari Desa” mengandung makna mendalam bahwa percepatan pembangunan nasional dimulai dari desa sebagai fondasi ketahanan dan kesejahteraan bangsa.
Rakornis ini bertujuan menyamakan visi, misi, dan langkah seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan TMMD berjalan efektif, efisien, terukur, dan memberikan manfaat berkelanjutan.
Brigjen Boemi juga mengumumkan akan diselenggarakannya Lomba Karya Jurnalistik TMMD sebagai media publikasi keberhasilan program sekaligus mendorong partisipasi masyarakat.
Program TMMD Ke-129 Tahun 2026 diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dasar, penguatan ekonomi, serta pemberdayaan masyarakat agar mampu mengelola potensi wilayah secara mandiri.
Di Kabupaten Pandeglang, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa-desa tertinggal.
Dengan semangat gotong royong, TMMD bukan sekadar program tahunan, melainkan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!