Oscar Piastri tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah sesi kualifikasi Grand Prix Spanyol di sirkuit Madring yang baru. Pembalap McLaren itu menyebut performanya sebagai "memalukan" dan "berantakan" setelah hanya finis di posisi ketujuh, sementara rekan setimnya, Lando Norris, merebut pole position.
Sejak awal akhir pekan, Piastri memang kesulitan menemukan ritme di trek sepanjang 5,4 km tersebut. Selain di FP3, ia gagal menembus enam besar di setiap sesi latihan bebas maupun kualifikasi. Di Q1, ia tertinggal 0,360 detik dari Norris, dan di Q2 selisihnya 0,331 detik. Meski di Q3 percobaan pertamanya hanya terpaut 0,017 detik dari Norris, ia tetap berada di posisi ketujuh.
Namun, pada percobaan kedua, Piastri hanya memperbaiki waktunya sebesar 0,248 detik, sedangkan Norris yang sempat kehilangan tiga persepuluh detik di tikungan terakhir justru menambah kecepatan hingga tujuh persepuluh detik dan merebut pole. "Lap kedua saya di Q3 benar-benar memalukan," ujar Piastri kepada Sky Sports F1. "Itu adalah sesi di mana Anda harus menekan tombol reset dan mencoba lagi. Bukan karena masalah besar, hanya saja sangat berantakan."
Piastri menjelaskan bahwa ia harus membatalkan lap pertama di Q1, yang membuatnya kehilangan urutan dan ritme. "Di trek seperti ini, sangat mudah kehilangan banyak waktu. Lap terakhir saya di Q3 juga tidak mengejutkan jika jauh tertinggal. Itu buruk. Kadang memang begitu," tambahnya.
Ditanya apakah ia yakin mobilnya bisa mencapai pole position seperti yang dilakukan Norris, Piastri merespons, "Sepertinya tidak. Jika Anda melakukan pekerjaan dengan baik, mungkin bisa lebih tinggi dari posisi kami. Tapi untuk meraih pole, itu jelas pekerjaan yang mengesankan."
Baca Juga Ferrari Pastikan Pakai Mesin Upgrade di GP Italia MonzaSejak jeda April, Piastri telah 13-2 kalah dalam duel kualifikasi melawan Norris, dengan rata-rata defisit 0,123 detik. Kesenjangan ini menjadi sorotan menjelang balapan, terutama karena McLaren menunjukkan performa kuat di Madrid. Sementara itu, Lando Norris akan start dari posisi terdepan, dan Oscar Piastri harus bekerja keras dari posisi ketujuh jika ingin menjaga peluangnya di klasemen pembalap.

Dengan sirkuit Madring yang masih baru dan minim data, kesalahan kecil bisa berdampak besar. Piastri mengakui bahwa ia masih belum bisa memaksimalkan potensi mobil, terutama di sektor terakhir yang menjadi kunci putaran cepat. "Saya pikir akhir pekan ini sedikit lebih baik, seperti di Monza, di mana saya setidaknya lebih senang dengan perilaku mobil. Tapi hari ini hanya salah satu sesi yang buruk," pungkasnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!