Fermin Aldeguer mengakhiri Sprint MotoGP Misano dengan perasaan campur aduk. Sabtu yang dimulai dengan gemilang di kualifikasi harus berakhir pahit setelah ia finis di posisi kedelapan, meski sempat terlibat pertarungan sengit dengan Pedro Acosta.

Pembalap Gresini Racing itu tampil impresif di Q2 dengan merebut posisi start ketiga, hasil kualifikasi terbaiknya sepanjang musim ini. Namun, harapan untuk meraih hasil besar sirna seketika. Di lap pertama Sprint, ia langsung mendapat tekanan dan terlibat duel ketat dengan Acosta untuk memperebutkan posisi enam besar.

“Tentu saja Sabtu yang bagus, mungkin bukan hasil yang kami inginkan di Sprint,” ujar Aldeguer. “Salah satu target saya akhir pekan ini adalah meningkatkan kualifikasi dan kami mengambil langkah besar. Di Sprint, strateginya adalah mencoba mengikuti Bezzecchi dan Marc, tapi Diggia menyalip saya di tikungan keempat, juga Martin.”

- Advertisement -
Advertisement

Strategi tim telah disiapkan untuk kondisi balapan dengan hanya dua pembalap di depan atau mungkin sendirian tanpa slipstream. Namun, kenyataannya Aldeguer harus bertarung dalam kelompok berisi lima hingga enam pembalap, yang membuat manajemen tekanan ban menjadi sulit. “Kami melakukan setting, tekanan ban, untuk hanya dua motor atau mungkin sendirian, tanpa slipstream; dan dengan lima atau enam motor itu sulit dikendalikan,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui duel dengan Acosta memberinya pengalaman berharga. “Saya sangat menikmatinya. Alex [Marquez] mendapat dua posisi dengan mudah karena kontak dengan Pedro membuka sedikit ruang untuk Alex, tapi itu pertarungan yang bagus. Saya pikir yang terakhir di tikungan kesembilan, kesepuluh, dengan Raul [Fernandez] sedikit di batas karena dia memperlambat saya sepanjang waktu dan dia datang menyentuh saya. Saya tidak tahu, arah balapan tidak mengatakan apa-apa, itu karena dia di dalam batas, tapi itu pertarungan yang bagus.”

Baca Juga Marquez Ungkap 'Kesalahan Besar' yang Hampir Merenggut Kemenangan MotoGP Aragon

Insiden kontak dengan Acosta dan Fernandez menjadi sorotan, namun Aldeguer memilih untuk tidak mempermasalahkannya. Ia justru mengambil sisi positif dari data yang dikumpulkan untuk balapan utama hari Minggu. “Kami mendapat informasi untuk besok,” tambahnya.

Dengan hasil ini, Aldeguer masih memiliki peluang untuk bangkit di balapan utama. Performa kualifikasinya yang menjanjikan menjadi modal berharga, asalkan ia bisa menghindari insiden di lap-lap awal. Balapan MotoGP Misano akan menjadi ujian sesungguhnya bagi pembalap muda Spanyol itu untuk membuktikan konsistensinya di kelas premier.