Insiden menegangkan terjadi pada putaran akhir Grand Prix Brasil ketika Charles Leclerc terlibat senggolan di lintasan basah dengan pembalap muda berbakat asal Selandia Baru, Liam Lawson. Pembalap Scuderia Ferrari tersebut awalnya berhasil melintasi garis finis di depan rivalnya dari tim Racing Bulls tersebut, namun investigasi pasca-balapan oleh FIA mengubah jalannya hasil akhir klasemen secara signifikan.
Pertarungan krusial antara kedua pembalap ini mencapai puncaknya di Tikungan 12 yang terkenal menantang dalam kondisi sirkuit yang basah akibat diguyur hujan. Dalam upaya perebutan posisi ketujuh yang sangat ketat, Leclerc melakukan kontak fisik yang mengenai bagian roda belakang kiri mobil Racing Bulls yang dikemudikan oleh Lawson. Meskipun pembalap muda tersebut sempat mempertahankan posisinya secara heroik beberapa saat setelah insiden terjadi, Leclerc akhirnya berhasil menemukan celah untuk menyalip beberapa tikungan kemudian dan mengakhiri balapan dengan keunggulan kurang dari dua detik.
Para pengawas balapan atau steward langsung melakukan investigasi mendalam terhadap manuver tersebut dan menyimpulkan bahwa kontak fisik yang terjadi terbukti memberikan keuntungan bagi pembalap asal Monako itu untuk memangkas jarak. Pihak steward secara tegas menolak argumen yang diajukan oleh kubu Ferrari bahwa senggolan kecil tersebut tidak memberikan dampak apa pun terhadap hasil pertarungan di atas trek yang licin.
Dalam dokumen resmi keputusan steward, mereka menyatakan bahwa meskipun diakui kontak tersebut tergolong ringan, pemeriksaan komprehensif terhadap duel sengit di lintasan membuktikan bahwa mobil nomor 16 mampu mendekati dan kemudian mendahului mobil nomor 30 secara langsung akibat insiden sentuhan tersebut. Para pejabat balapan juga mempertimbangkan faktor cuaca buruk serta tingkat benturan yang minim, sehingga sanksi yang dijatuhkan berupa penalti waktu lima detik alih-alih hukuman sepuluh detik yang lebih berat.
Baca Juga Piastri Ungkap Blunder Tikungan 14 di Belgian GP 2025, Norris Curi Pole!Akibat revisi resmi klasifikasi balapan ini, Lawson yang sempat melaporkan adanya kerusakan pada bagian pelek roda belakang kiri kendaraannya berhak mendapatkan tambahan dua poin kejuaraan yang sangat berharga. Perjalanan akhir pekan pembalap Selandia Baru ini sendiri diwarnai perjuangan luar biasa, di mana ia memulai balapan dari posisi ketiga di grid dan sempat melesat ke posisi kedua pada tikungan pertama sebelum akhirnya harus berjuang keras di tengah kondisi cuaca yang terus berubah-ubah.
Keberhasilan mengamankan posisi ketujuh ini sekaligus memperpanjang catatan impresif bagi sang pembalap muda dengan meraih finis di zona poin dalam lima balapan secara beruntun. Sementara itu, insiden penalti juga dijatuhkan kepada beberapa pembalap lain di grid, termasuk pebalap muda Mercedes yaitu Kimi Antonelli yang harus menerima hukuman penalti waktu lima detik akibat insiden pelepasan yang tidak aman di jalur pit saat berada tepat di depan mobil Alpine milik Franco Colapinto, meski posisinya di urutan kelima tetap aman hingga garis akhir.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!