Spekulasi mengenai masa depan pabrikan asal Korea Selatan, Hyundai, di ajang Kejuaraan Reli Dunia (WRC) kembali mengalami perkembangan menarik setelah serangkaian uji coba tertutup digelar pekan ini. Di tengah ketidakpastian yang menyelimuti komitmen jangka panjang mereka, dinamika baru muncul melibatkan sejumlah pereli top dunia yang bergantian menguji kendaraan andalan mereka di lintasan aspal dan gravel.

Berdasarkan laporan eksklusif yang dihimpun dari RallyJournal, bintang reli asal Prancis, Adrien Fourmaux, secara mengejutkan tertangkap basah mengemudikan mobil Rally2 milik Hyundai pada hari Jumat. Kehadiran sang pereli dalam sesi uji coba ini langsung memicu berbagai spekulasi di paddock, terutama mengingat musim lalu ia sempat mengawaki mobil Rally1 yang kompetitif bersama tim pabrikan tersebut.

Lebih lanjut, sumber terpercaya mengungkapkan bahwa agenda uji coba Fourmaux ini sejatinya telah disepakati jauh-jauh hari sejak gelaran Reli Finlandia berlangsung. Langkah strategis ini mengindikasikan kuat bahwa hubungan kerja sama antara sang pereli dan kubu Hyundai masih terbuka lebar, sekaligus mementahkan berbagai rumor liar belakangan ini yang sempat santer mengaitkan kepindahannya ke kubu Ford untuk musim kompetisi mendatang.

- Advertisement -
Advertisement

Tidak hanya melibatkan Fourmaux seorang diri, program uji coba maraton yang memakan waktu selama lima hari penuh ini turut menghadirkan nama-nama familiar lainnya di dunia reli. Sebelumnya, pereli berpengalaman asal Inggris, Kris Meeke, bersama andalan Selandia Baru, Hayden Paddon, juga telah lebih dulu menguji mobil Hyundai pada awal pekan yang sama di lokasi terpisah.

Baca Juga Masa Depan Adrien Fourmaux Belum Pasti di WRC

Rangkaian uji coba intensif yang melibatkan tiga pereli berbeda dalam waktu berdekatan ini memberikan sinyal kuat bahwa pabrikan Korea Selatan tersebut kemungkinan besar akan tetap melanjutkan keterlibatan mereka di kancah reli internasional dalam kapasitas tertentu. Keputusan menurunkan banyak figur penting menunjukkan keseriusan evaluasi teknis yang sedang dilakukan oleh manajemen tim di balik layar.

Kendati demikian, hingga saat ini masih belum ada kejelasan resmi mengenai bentuk partisipasi yang akan diambil oleh Hyundai pada masa depan. Apakah mereka akan tetap turun sebagai tim pabrikan penuh yang mendominasi kejuaraan, atau justru memilih mengikuti jejak langkah rival seperti Skoda yang beralih fokus memberikan dukungan teknis menyeluruh kepada tim-tim pelanggan independen.