MotoGP, Nusantara Media - Juara bertahan Marc Marquez mengakui kecelakaan ketiganya selama tes pramusim MotoGP 2026 di Buriram disebabkan oleh “kurangnya konsentrasi” saat menjalani simulasi balapan.

Pembalap Ducati Lenovo Team itu terjatuh di Tikungan 3 pada hari Minggu ketika sedang melakukan long run. Insiden tersebut membuatnya sempat dibawa ke pusat medis untuk pemeriksaan, sebelum dinyatakan tanpa cedera dan memilih mengakhiri sesi lebih awal.

Marquez mengungkapkan bahwa kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih akibat masalah perut yang dialami sepanjang akhir pekan. Ia menilai faktor tersebut turut memengaruhi fokusnya saat berada di atas motor.

- Advertisement -

“Rencananya adalah melakukan long run dan menyelesaikannya. Tapi saya mengalami kecelakaan saat simulasi long-run, jadi saya menyelesaikannya lebih awal.”

Ia menegaskan bahwa secara keseluruhan performa selama tes tetap positif, meskipun kondisi fisik menjadi kendala dalam menjalani program penuh.

“Mungkin sore ini saya terlalu lelah untuk melakukan long run, dan jujur saja, kecelakaan itu sedikit karena kurang konsentrasi. Seperti kemarin saya mengalami masalah perut. Hari ini jauh lebih baik, tetapi tubuh belum pulih sepenuhnya.”

Marquez juga menyebut bahwa seluruh kecelakaan yang dialaminya sepanjang tes memiliki penyebab serupa, yakni kehilangan fokus pada momen krusial.

“Ketiga kecelakaan yang saya alami akhir pekan ini disebabkan oleh kurang konsentrasi.”

Meski demikian, ia menilai kecepatan balapnya tetap kompetitif, terutama dalam simulasi balapan sebelum insiden terjadi. Ia juga menegaskan bahwa paket motor Ducati GP26 menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan musim sebelumnya.

“Saya 100% yakin dan jelas tentang apa yang saya butuhkan sekarang dan bagaimana kita akan memulainya.”

Dengan pramusim yang ditutup dengan keyakinan terhadap arah pengembangan motor, Marquez kini mengalihkan fokus menuju seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand, di mana konsistensi dan kondisi fisik akan menjadi faktor kunci dalam mempertahankan dominasinya.