MotoGP - Fabio Di Giannantonio menjalani akhir pekan yang kontras pada MotoGP Brasil 2026 di Goiania setelah mengalami kecelakaan berat di sesi Warm Up sebelum akhirnya mengamankan posisi podium pada balapan utama.
Insiden terjadi di Tikungan 9 dan 10 pada Minggu pagi, dengan karakter kecelakaan yang serupa dengan yang dialami Francesco Bagnaia saat sesi kualifikasi. Dampak dari insiden tersebut cukup besar, dengan motor Desmosedici miliknya mengalami kerusakan signifikan yang memaksa tim bekerja cepat untuk memulihkannya sebelum balapan dimulai.
Meskipun menghadapi kondisi tersebut, Di Giannantonio tetap mampu tampil kompetitif dan mengamankan hasil podium. Ia mengakui bahwa dirinya sempat meremehkan dampak dari kecelakaan tersebut, terutama terkait kondisi fisik yang baru terasa saat balapan berlangsung.
“Super senang dengan akhir pekan ini, sangat senang dengan podium ini karena tim benar-benar pantas mendapatkannya setelah kerja keras yang mereka lakukan pagi ini,” ujar Di Giannantonio.
“Setelah crash, motor saya benar-benar rusak total, dan tim langsung fokus penuh memperbaikinya tanpa jeda. Mereka luar biasa, dan podium ini memang layak untuk mereka.”
Ia menjelaskan bahwa dampak fisik mulai terasa saat menghadapi fase pengereman keras di awal balapan, yang sempat mengganggu konsentrasi dan ritme balapnya.
“Saya sedikit meremehkan crash pagi ini. Saya merasa baik-baik saja, tetapi saat pengereman pertama saya mulai merasakan tekanan di bagian sendi dan itu memengaruhi konsentrasi saya.”
Dalam aspek performa, ia juga menilai bahwa Aprilia memiliki keunggulan dibanding Ducati dalam kondisi balapan di Goiania, khususnya dalam hal konsistensi dan kecepatan.
“Kemudian saya mulai menemukan ritme, tetapi saya melihat bahwa Aprilia memiliki sesuatu yang lebih dibanding kami sebagai Ducati.”
Hasil ini memberikan dampak signifikan pada klasemen sementara kejuaraan dunia. Di Giannantonio kini menjadi pembalap Ducati terbaik di klasemen, unggul tiga poin atas Marc Marquez dan terpaut 19 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi.
Selain itu, podium ini juga menjadi yang pertama bagi Ducati pada musim 2026, setelah sebelumnya mengalami periode tanpa podium sejak seri Thailand yang mengakhiri rekor panjang mereka sejak 2021.
Dengan hasil ini, momentum mulai terbentuk bagi Di Giannantonio dalam fase awal musim. Fokus berikutnya akan tertuju pada seri di Austin, di mana konsistensi performa dan kondisi fisik akan menjadi faktor penentu dalam menjaga posisi di klasemen kejuaraan.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!