Ketegangan luar biasa melanda paddock kelas menengah menjelang akhir pekan balapan setelah perseteruan terbuka antara dua pembalap muda yang akan promosi ke kelas premier. David Alonso, yang baru saja diumumkan sebagai pembalap baru tim LCR Honda untuk musim depan, secara terbuka melontarkan kritik tajam kepada rekan setimnya di Moto2 saat ini sekaligus bintang masa depan Gresini, Dani Holgado, dengan menyebutnya sebagai sosok yang tidak baik.

Perseteruan sengit ini berakar dari insiden kecelakaan parah yang melibatkan keduanya pada awal balapan Grand Prix Indonesia. Saat tikungan pertama Sirkuit Mandalika, Holgado memicu kecelakaan highside masif yang membuat Alonso terpelanting hebat ke udara. Meskipun Holgado langsung menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan mengakui kesalahan penuh atas insiden tersebut dengan menyatakan bahwa dirinya mengerem dan mendapati dirinya berada tepat di sebelah David sebelum akhirnya keduanya terjatuh, luka lama dalam hubungan personal mereka tampaknya jauh dari kata pulih.

Kedua pembalap ini memang dikenal memiliki sejarah rivalitas yang cukup panjang dan panas sejak meniti karier di kelas-kelas pembinaan junior hingga kini bertarung di panggung Kejuaraan Dunia Grand Prix. Situasi semakin memanas karena pada musim depan, baik Alonso maupun Holgado akan sama-sama melompat naik ke kelas utama MotoGP. Alonso akan bergabung dengan skuad LCR untuk bertandem dengan Johann Zarco, sementara Holgado dipinang oleh tim Gresini Ducati untuk berbagi garasi dengan pebalap berpengalaman lainnya.

- Advertisement -
Advertisement

Menjelang bergulirnya seri Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island, atmosfer dingin di antara kedua pebalap Aspar Moto2 ini mencapai titik didihnya. Dalam wawancara eksklusif bersama DAZN pada hari Kamis, Alonso tidak dapat menyembunyikan kekesalannya yang mendalam terhadap sikap sang rival. Ia menegaskan bahwa pengalaman bersama Holgado terasa sangat mengecewakan dan mencerminkan karakter asli seseorang di luar lintasan balap.

Dalam komentarnya yang bernada keras, Alonso mengungkapkan, Pengalaman saya dengan Holgado tampak sama seperti sebelumnya. Namun pada akhirnya, hidup ini indah dan Anda harus terus melangkah maju. Ketika Anda bukan orang baik, tidak ada yang bisa Anda lakukan. Saya akan mengurus urusan saya sendiri, dan dia akan mengurus urusannya sendiri, dan begitu saja. Hubungan personal yang retak ini membuat suasana di dalam garasi tim mereka menjadi sangat kaku menjelang akhir musim kompetisi Moto2.

Lebih lanjut, pembalap muda berbakat tersebut menambahkan bahwa insiden kecelakaan di atas lintasan sebenarnya bukanlah masalah utama yang dipersoalkannya, melainkan dinamika relasi yang rusak di balik layar. Tidak ada hubungan, tidak ada chemistry di dalam tim—dan ini bahkan bukan sebuah tim, tegas Alonso. Insiden itu adalah hal yang paling sepele. Apakah seseorang menjatuhkan saya? Ini balapan; terkadang mereka menjatuhkan Anda, di lain waktu Anda menjatuhkan orang lain. Itu adalah hal yang paling tidak penting. Ada banyak hal lain yang terjadi di balik layar; saya hanya berjalan dengan jalur saya sendiri. Anda tidak boleh membuang waktu untuk orang-orang yang tidak layak.

Baca Juga Brad Binder Tinggalkan MotoGP, Gabung BMW WorldSBK 2027

Di sisi lain, merespons pernyataan pedas dari rekan setimnya, Dani Holgado memilih untuk menanggapi situasi tersebut dengan kepala dingin. Ia menilai komentar-komentar negatif yang dilontarkan oleh Alonso semata-mata keluar karena emosi sesaat akibat tensi kompetisi yang tinggi di lintasan balap. Holgado menegaskan bahwa dirinya tetap menaruh rasa hormat yang sangat besar kepada seluruh rival yang bertaruh nyawa di atas motor demi menyuguhkan pertunjukan terbaik bagi para penggemar di seluruh dunia.

Pada akhirnya, saya memiliki banyak rasa hormat kepada semua rival saya, karena kami bertaruh nyawa setiap kali turun ke lintasan, semuanya demi menyuguhkan pertunjukan bagi para penggemar, ujar Holgado. Dan yah, terkadang hal-hal ini terjadi. Namun pada akhirnya, saya sedikit memahaminya; ketika hal-hal ini terjadi, Anda mengatakan sesuatu dalam panasnya momen tanpa berpikir, hal-hal yang begitu saja keluar dari mulut.

Holgado juga bersikeras bahwa hubungannya dengan Alonso secara keseluruhan masih berada dalam batas yang normal dan profesional. Ia mengaku tidak memiliki masalahpersonal yang mendalam serta siap menyapa kapan saja dibutuhkan demi menjaga keharmonisan internal tim hingga akhir musim. Bagaimanapun, saya memiliki hubungan yang baik dengannya; kami selalu memilikinya, dan saya tidak tahu, saya hanya fokus pada urusan saya sendiri. Saya menyapanya tanpa masalah, dan semuanya tetap sama di dalam tim, pungkasnya menutup.