Juara dunia reli asal Belgia, Thierry Neuville, baru-baru ini membagikan pengalaman terbarunya di dunia balap melalui akun Instagram pribadinya. Pereli andalan tim Hyundai di ajang World Rally Championship (WRC) tersebut memutuskan untuk mencoba tantangan baru dengan turun langsung dalam ajang Le Mans Classic Series yang berlangsung di sirkuit ikonis Imola, Italia. Keputusan ini menunjukkan sisi versatilitas sang pereli top dunia yang tidak hanya tangguh di medan reli liar, tetapi juga mampu beradaptasi dengan cepat di atas lintasan aspal sirkuit permanen.
Dalam akhir pekan yang penuh warna tersebut, Neuville tidak hanya mengandalkan satu kendaraan saja, melainkan turun di berbagai kelas berbeda dengan mengemudikan dua mobil legendaris yang sangat kontras karakternya. Ia berbagi kokpit mobil balap klasik Ford Escort RS1600 bersama pembalap sirkuit berpengalaman, Raphael de Borman, serta mengandalkan mobil pribadinya sendiri yakni sebuah BMW E30 M3. Kombinasi antara pengalaman reli dunia dan keahlian balap sirkuit menjadi modal penting bagi Neuville dalam menghadapi persaingan ketat di sirkuit Imola yang bersejarah dan memiliki tingkat teknis yang tinggi.
Perjuangan akhir pekan tersebut langsung diawali dengan hasil yang sangat impresif pada sesi latihan dan kualifikasi. Neuville mengungkapkan bahwa hari Kamis sebelumnya merupakan kali pertama ia merasakan langsung performa dan mengemudikan BMW E30 M3 di lintasan balap. Meskipun baru pertama kali menjajal mobil tersebut dalam sesi pengujian resmi, ia langsung mampu mencatatkan waktu tercepat kedua dalam sesi kualifikasi kelasnya, menunjukkan insting balap yang luar biasa tajam di balik kemudi mobil touring klasik asal Jerman tersebut.
Sementara itu, kolaborasi sukses bersama Raphael de Borman di atas kemudi Ford Escort RS1600 membuahkan hasil yang jauh lebih sempurna di sepanjang akhir pekan balapan. Pasangan pereli dan pembalap sirkuit ini berhasil mendominasi jalannya sesi kualifikasi dengan merebut posisi start terdepan atau pole position. Momentum positif tersebut berhasil mereka jaga hingga garis finish, di mana keduanya sukses mengamankan kemenangan perdana yang sangat membanggakan pada penampilan debut mereka di ajang balap klasik tersebut.
Baca Juga Tanggapan Adrien Fourmaux Terkait Spekulasi Kembali ke Ford WRCKendati demikian, akhir pekan Neuville di Imola tidak sepenuhnya berjalan tanpa hambatan teknis yang berarti di lintasan. Setelah sukses mengamankan posisi grid kedua yang menjanjikan saat kualifikasi bersama mobil BMW E30 M3 miliknya, dewi fortuna belum sepenuhnya berpihak padanya dalam sesi balapan utama. Sebuah masalah teknis yang mendadak muncul pada kendaraan memaksa Neuville harus menghentikan perlombaan lebih awal, tepatnya setelah merampungkan lap pertama saja dan mengubur asa untuk meraih podium ganda.
Di luar hasil akhir yang beragam dari kedua kendaraan yang dikemudikannya, bintang reli asal Belgia tersebut mengaku sangat menikmati setiap detik pengalamannya di Italia. Dilansir dari RallyJournal, Neuville tidak hanya terpukau oleh sensasi berkendara di atas lintasan sirkuit, tetapi ia juga sangat menikmati atmosfer kekeluargaan dan profesionalisme yang begitu kental terasa di area paddock. Pengalaman ini semakin memperkaya rekam jejaknya di ajang balap sirkuit, mengingat ia sebelumnya pernah turun di kelas TCR pada tahun 2019 silam dengan mengendarai Hyundai i30 N di Nurburgring dan sukses meraih satu kemenangan serta finis di posisi keenam.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!